0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

Sepertinya sulit mendeskripsikan fashion berkelanjutan itu seperti apa secara detail dan bagaimana berdandan yang seharusnya berdasarkan fashion berkelanjutan.

Sebagian orang akan  menganjurkan agar menggunakan katun organik dan berbelanja di perusahaan yang melakukan fair trade, sementara sebagian yang lain akan  mengkritik betapa mahalnya pakaian berkelanjutan tersebut.

 

Para pakar tertentu mendukung aspirasi yang dilakukan oleh para merek-merek internasional ke seluruh rantai pasokan mereka dengan berusaha melakukan  perbaikan yang tampaknya kecil, sementara yang lain akan protes dan berkata harus ada solusi lain yang lebih nyata.

 

Tapi yang menjadi masalahnya: Bahkan para ahli tidak berpikir ada satu cara untuk melakukan keberlanjutan dengan cara yang benar. Dan jika para ahli tidak memiliki jawaban  yang jalas, apa yang harus dilakukan oleh kita semua  yaitu orang-orang yang peduli tentang fashion namun juga peduli terhadap planet ini ?

Untuk menuju  ke arah yang benar, Linda Greer, seorang ilmuwan di Dewan Pertahanan Sumber Daya Alam meluncurkan program Clean by Design yang berfokus pada mode NRDC. Program ini dimulai pada tahun 2009 untuk membersihkan polusi air dan udara di pabrik-pabrik pakaian di Cina.

 

Greer memiliki gelar master di bidang sains dan teknik lingkungan dan PhD dalam toksikologi lingkungan. Namun, jangan khawatir ,Anda tidak perlu mempunyai gelar PhD untuk memahami informasi bagaimana mengikuti fashion namun tetap peduli terhadap bumi. Penjelasan berikut akan menyadarkan kita semua bahwa  menjadi konsumen mode yang berkelanjutan hanya membutuhkan kerja yang jauh lebih sedikit daripada yang Anda pikirkan.

 

Cara Mudah Turut Serta Dalam Fashion Berkelanjutan

  1. Kamu memiliki kekuatan menyuarakan inspirasi masing-masing

 

Greer menegaskan bahwa setiap konsumen memiliki kekuatan untuk mengubah industri . Menurut laporan Pulse of the Fashion Industry , fashion bertanggung jawab dalam menghasilkan 1.715 juta ton CO2 pada tahun 2015. Orang tidak berpikir tentang itu karena mereka berpikir mereka mengendarai mobil, dan terbang dengan pesawat terbang, dan memanaskan rumah tetapi ada karbon yang melekat dalam mode. Namun jika Anda membeli banyak produk fashion, jejak karbon Anda juga akan makin banyak.

 

Menurut Greer, fashion juga merupakan pencemar air terbesar kedua di Cina. (sebagai informasi, Industri kimia adalah pencemrai air nomor satu di Cina.) Sebagai konsumen, Anda tidak tahu nama atau memiliki informasi kontak para produsen kimia, tetapi Anda memiliki  Instagram dari banyak merek fashion yang memproduksi di Asia – dan Anda dapat menggunakan kekuatan tag untuk memberi tahu mereka bahwa Anda peduli dengan masalah pencemaran ini.

Tips Menuju Fashion Berkelanjutan Menurut Greer

  1. Tidak perlu khawatir, Anda tidak perlu tahu segalanya

“Hal pertama yang ditanyakan oleh konsumen adalah: Bagaimana saya tahu apa yang harus dibeli? Dan itu adalah pertanyaan yang tepat tetapi tanpa jawaban.”Demikian penjelasan Greer.

 

Hal tersebut disebabkan karena tidak ada sistem label mode yang universal saat ini sehingga tidak ada cara untuk membandingkan merek satu dengan yang lain, juga tidak ada sertifikasi menyeluruh, dan hampir tidak ada transparansi. Koalisi Pakaian Berkelanjutan sedang mengusahakannya, tetapi sampai mereka akhirnya merilis sistem pelabelan mereka, kita hanya bisa mengira-ngira saja.

 

Laporan Pulse of the Fashion Industry tahun lalu berusaha untuk memecah semua bahan yang berbeda berdasarkan dampak, tetapi ada dua kelalaian mencolok: toksisitas, dan akhir kehidupan atau apa yang terjadi pada pakaian Anda ketika Anda tidak menggunakannya lagi. Laporan hanya mengatakan: “Setiap serat membawa kelebihan dan kekurangannya.” Demikian beberapa tips dalam langkah awal menuju fashion berkelanjutan yang bisa di lakukan oleh kita semua.

 

fashion berkelanjutan fashion berkelanjutan fashion berkelanjutan fashion berkelanjutan

Bagikan ini: