0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“And I did not create the jinn and mankind except to worship Me.”

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku”

Surat Al-Dzariyat : 56

 

Jeddah yang merupakan kota pelabuhan nampak mewah nan megah karena sepanjang jalan terlihat gedung pencakar langit dengan berbagai ukiran modern nan besar. Kota ini di kelilingi oleh gurun pasir, bukit berbatu dan terletak di tepi pantai laut merah.

 

Di salah satu sudut pantainya terdapat air mancur King Fahd dan dari kejauhan terlihat siluet masjid Ar Rahmah dengan tiang pondasi betonnya yang besar menancap kokoh ke dalam tanah. Sebagian pondasi tetap terlihat bagaikan jemari tangan lentik yang sedang mengangkat masjid terapung yang anggun tersebut.

 

Suasana kota yang dipenuhi oleh pohon kurma di sepanjang jalan terasa terik dan membuat pandangan saya silau karena awan putih tak terlihat memayungi langit biru nan cerah.

 

Sebelum bus menuju ke King Abdul Azis Airport, dari Mekkah kami dibawa tour keliling, salah satunya adalah ke Balad Corniche Commercial Center atau lebih dikenal dengan nama Pasar Balad.

 

Setelah turun di tempat parkir, sudah terlihat dari kejauhan nuansa Indonesia mulai dari tulisan Toko Ali Murah, Rumah Makan Garuda, sampai Warung Bakso Mang Udin.

 

Tak jauh dari situ terlihat showroom Casio dan di saat masuk, pandangan Chris langsung tertuju ke salah satu jam tangan yang menurut saya sangat simple. Sales personnya menawarkan Chris versi lain yang lebih mutakhir.

 

It’s okay. Saya hanya butuh jam tangan yang simple,” Chris menjawab dengan nada datar namun tegas.

“Kenapa bukan model lain yang lebih canggih? Ini terlalu simple,” Saya mencoba merayu.

 

“Jam yang model ini dilengkapi altimeter sehingga bisa mengukur ketinggian suatu titik dari permukaan laut. Sedangkan yang ini ada feature barometer untuk mengukur tekanan udara.” Sales person mencoba menjelaskan semua feature dan dengan sigap mengeluarkan sederet jam Casio tipe lain yang terlihat lebih mewah.

 

Thank you, but I am happy with this,” Chris menjawab dengan nada tegas dan tetap melepas senyum.

 

Kami berjalan beriringan keluar dari toko Casio dan di pintu keluar saya mulai menggoda, “Ah nanti juga sesampainya di Indonesia kamu akan kecewa karena jam kamu cuma bisa menunjukkan waktu, sama saja dengan beli jam dinding.”

 

“Sarah, eventhough insyaAllah someday Allah memberikan saya rezeki yang tanpa batas, sampai kapan pun saya akan tetap membeli jam tangan Casio tipe ini. Barometer, stopwatch, altimeter, alarm dan lainnya hanyalah feature tambahan.”

 

“Kenapa harus kecewa? Saya sebagai pemiliknya hanya akan kecewa jika feature utamanya tidak berfungsi, yaitu menunjukkan waktu.” Chris melanjutkan ucapannya dengan nada yang tetap datar.

 

Okay. Ayo sekarang kita lari agar sempat minum teh tarik,” saya berkata dengan nada panik dan siap berlari.

 

Wait, Sarah, jangan buru-buru. Fungsi utama kita ke sini kan ibadah, kalau tidak sempat minum teh tarik, tidak kecewa kan? Sama seperti jam tangan ini, Allah sebagai pemilik kita hanya akan kecewa jika tidak menjalankan fungsi utama kita yaitu beribadah.”

 

Saya terhenyak  karena selama ini saya merasa dalam menjalani hidup sering tergoda kesibukan yang semu sehingga terkadang lupa mengaji dan kadang salat terburu-buru.

 

Betul adanya, ibarat jam tangan, saya cuma menjadi jam tangan yang dapat dipakai untuk alarm dan barometer saja, tidak dapat dipakai untuk menunjukkan waktu.

 

Sebagai hamba Allah di muka bumi ini, saya sudah sepatutnya mengingat fungsi utama saya yakni beribadah kepada-Nya. Beribadah tidak saja terpaku pada ritual salat saja, akan tetapi segala kebaikan yang diawali dan dilandasi karena Allah dan diikhtiarkan untuk mengharap rida-Nya.

 

Abu Huraira reported: The Prophet, peace and blessings be upon him, said:

“Allah the Exalted said: O son of Adam, busy yourself with my worship and I will fill your heart with riches and alleviate your poverty. If you do not do so, I will fill your hands with problems and never alleviate your poverty.”

 

Dari Abu Hurairah ra, Nabi Saw bersabda: “Sesungguhnya Allah Ta’ala berfirman:

Hai anak Adam, luangkan waktu untuk beribadah kepada-Ku, niscaya Aku penuhi dadamu dengan kekayaan dan Aku menghindarkan kamu dari kemelaratan. Kalau tidak, Aku penuhi tanganmu dengan kesibukan kerja dan Aku tidak menghindarkan kamu dari kemelaratan.” (HR.Attirmidzi dan Ibnu Majah).

 

January 3rd, 2019

 

 

ibadah ibadah

Bagikan ini: