0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

METI handmade school adalah sekolah dasar yang terletak di Rudrapur, Dinajpur, Bangladesh utara. Sekolah ini didesain atas kerja sama antara dua orang arsitek Anna Heringer dan Eike Roswag.

 

Sekolah ini dibangun dengan bantuan pengrajin lokal dan material bangunannya menggunakan bahan-bahan tradisional. Bahan utama yang digunakan untuk membangun sekolah ini adalah tanah liat dan bambu. Bangunan sekolah ini termasuk bangunan yang sustainable dan pernah meraih penghargaan Aga Khan Award for Architecture pada tahun 2007.

 

Sejarah dibangunnya METI handmade School bermula ketika Anna Heringer yang berasal dari Bavaria di Jerman selatan, mengunjungi Bangladesh untuk bekerja sebagai sukarelawan bersama organisasi nasional Bangladesh, Dipshikha. Organisasi tersebut membantu rakyat kecil dalam hal pendidikan, pertanian, dan pengembangan keterampilan.

 

Selagi mempelajari arsitektur di Linz, Austria, Anna kembali ke Rudrapur dengan tiga temannya dari kampus yang sama dan kemudian mengajukan proposal pembuatan Modern Education and Training (METI) melalui program Dipshikha.

 

Singkat cerita, proposal tersebut disetujui dan Anna Heringer mulai melakukan survey untuk proyeknya pada tahun 2004. Setelah itu, Ia dibantu rekannya, Eike Roswag, mulai mengembangkan sebuah desain yang didasari oleh metode konstruksi regional dan material lokal dengan menggunakan pendekatan baru untuk integritas struktural dan efisien.

 

Rancangan tersebut kemudian diwujudkan dalam bangunan METI Handmade School Bangladesh. Tujuan utama proyek ini adalah untuk memajukan kualitas hidup masyarakat pedesaan dengan melibatkan masyarakat setempat untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan diri agar dapat memanfaatkan sumber daya yang ada.

 

Anna dan Eike berusaha keras untuk melibatkan keterampilan pengrajin lokal. Mereka membantu para pengrajin dalam proses perbaikan dan mengajarkan teknik baru yang dapat digunakan untuk mengubah standar umum rumah pedesaan.

 

METI Handmade School menggunakan metode Damp proof course (DPC) dalam pembuatan dinding dan lantainya. Metode ini diperlukan untuk mengontrol kelembapan agar tidak menembus ruang interior.

 

Lantai dasar sekolah ini dibuat dengan menggunakan teknik yang mirip dengan cob walling. Tanah basah dan jerami dicampur rami dibuat dengan bantuan tenaga sapi dan kerbau. Adonan tersebut lalu ditumpuk di atas pondasi hingga ketinggian 65cm per lapis.

 

Ruang kelas di lantai dasar ditutupi dengan dinding yang terbuat dari tanah, sedangkan lantai atasnya memiliki dinding bambu yang menyediakan pancaran cahaya dan ventilasi alami. Bambu yang disusun vertikal dihubungkan pada bidang horizontal membuat efek dekorasi yang kuat, ditambah dengan sinar matahari yang semakin menyempurnakannya.

 

Sehubungan dengan penggunaan bambu, kemajuan yang dibuat adalah dengan menggunakannya untuk membuat plafon berlapis dari batang bambu, papan bambu, dan tanah. Perihal dinding lantai pertama dan atap, keduanya terbuat dari bingkaian balok (empat lapis batang bambu yang disusun) dan tiang-tiang yang disusun secara vertikal dan diagonal.

 

Di Rudrapur, material lokal tradisional yang digunakan untuk bahan bangunan adalah bambu sebagai tiang penyangga, tanah untuk dinding dan pondasi, jerami untuk atap, dan tali rami untuk mengikat bangunannya. Bahan-bahan ini pula yang digunakan untuk membangun sekolah tersebut. Bahan alami seperti tanah liat dan jerami yang dikombinasikan dengan elemen-elemen ringan seperti batang bambu dan rami menciptakan pondasi yang ramah lingkungan.

 

Filosofi METI adalah belajar dengan gembira. Para pengajar membantu anak-anak untuk mengembangkan potensi diri mereka masing-masing dan menggunakannya dengan cara yang kreatif dan bertanggung jawab. Bangunan ini mencerminkan ide tersebut melalui bahan-bahan dan teknik yang digunakan saat proses pembangunan, serta desain arsitektur.

 

Meskipun tidak semua orang dapat menerapkan model bangunan ini, tapi setidaknya ini dapat dijadikan contoh sebagai cara baru membuat konstruksi bangunan dengan cara yang sustainable. Tidak hanya menghasilkan bangunan yang cantik, tapi juga bermakna dan ramah terhadap lingkungan. Bukan cuma sebagai contoh model bangunan sekolah, rumah pribadi pun bisa meniru gaya konstruksi bangunan METI Handmade School ini.

 

METI handmade school METI handmade school METI handmade school

Bagikan ini: