0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

Tur memancing plastik, terdengar aneh tetapi membuat penasaran. Jika biasanya orang melakukan aktivitas memancing untuk mendapatkan ikan, di Amsterdam terdapat tur yang bertujuan untuk memancing sampah plastik yang berserakan di kanal-kanal yang terdapat di sana.

 

Tur tersebut digelar oleh Plastic Whale, sebuah perusahaan plastic-fishing profesional pertama di dunia. Tur ini digagas oleh Marius Smit pada tahun 2011 dengan tujuan untuk membersihkan kanal-kanal yang ada di Amtersdam dari sampah plastik. Saat ini tur memancing plastik tidak hanya telah diadakan di Amsterdam, tapi juga di Rotterdam.

 

Ide tur memancing yang tidak biasa tersebut Marius dapatkan ketika dirinya melakukan perjalanan mengelilingi Asia saat umurnya masih 30 tahunan. Saat itu Marius sangat terkejut dengan polusi sampah plastik yang dilihatnya sehingga ia berkeinginan untuk membuat sebuah perubahan.

 

Saat kembali dari perjalanannya, Marius melihat banyak sampah plastik di kanal-kanal Amsterdam. Ia pun menyadari bahwa polusi plastik itu tidak hanya ia jumpai di negeri orang saja, melainkan di rumahnya sendiri pun menghadapi masalah yang sama. Akhirnya ia memikirkan cara bagaimana mengatasi masalah tersebut.

 

Dilaporkan bahwa perusahaan air Amsterdam memperkirakan ada sekitar 3.500 kg sampah yang diangkut dari aliran air Amsterdam setiap harinya. Lebih parahnya lagi sampah tersebut mengalir hingga mencemari lautan dan 80% sampah yang muncul di laut berasal dari seluruh kota yang ada di dunia. Menyadari fakta menakutkan itu membuat Marius segera mengambil tindakan untuk melakukan perubahan melalui Plastic Whale yang didirikannya dengan cara membuat tur memancing sampah.

 

Misi dari Plastic Whale yang mengadakan tur unik ini adalah membuat aliran air di dunia terbebas dari plastik dan menciptakan nilai baru dari sampah plastik. Kegiatan tersebut dimulai pada tahun 2011 dengan membuat perahu dari limbah plastik. Hingga kini perusahaan telah memiliki sepuluh desain armada perahu yang terbuat dari sampah plastik hasil pancingan di kanal Amsterdam. Armada perahu itulah yang kemudian digunakan untuk tur memancing plastik.

 

Plastic Whale juga bekerja sama dengan LAMA Concept (perusahaan desain produk berkelanjutan) dan Vepa (perusahaan furnitur) untuk membuat desain koleksi produk furnitur. Bahan produknya didapat dari sampah-sampah hasil pancingan Plastic Whale yang didaur ulang untuk dijadikan produk-produk baru yang bermanfaat bagi kehidupan manusia.

 

Sampah plastik memang sudah menjadi masalah lingkungan yang mendunia. Permasalahan bertambah ketika sebagian orang berpikir bahwa plastik adalah benda yang tidak berharga, sehingga ia hanya bisa dipakai satu kali saja lantas dibuang. Padahal, sampah plastik dapat memberi nilai baru yang lebih berharga jika kita mau mengolahnya.

 

Plastic Whale adalah salah satu yang membuktikan hal itu. Dengan mendaur ulang sampah yang didapatnya dari hasil memancing, mereka mampu menunjukkan pada khalayak bahwa plastik bukan hanya sekadar sampah, tetapi bahan mentah yang bernilai. Untuk membuktikannya, mereka pun membuat desain perahu cantik hasil daur ulang plastik yang kemudian digunakan selama melakukan tur memancing plastik.

 

Dengan adanya tur tersebut, para wisatawan bisa mendapatkan pengalaman unik dan menyenangkan. Sambil menikmati perjalanan berkeliling kota dengan perahu, mereka juga dapat memberi kontribusi nyata akan perbaikan lingkungan di negeri kincir tersebut.

 

Berdasarkan laporan kegiatan Plastic Whale yang terpampang dalam situs web resminya, sudah sebanyak 146.000 botol dan 2.914 kantung sampah yang berhasil dipancing. Itu tidak lain berkat antusias wisatawan pula yang ikut tergerak untuk menciptakan perubahan dan mencegah kerusakan lingkungan.

 

Semakin banyak orang yang terlibat, maka semakin besar pula dampak positif yang dihasilkan. Kota dan lautan pun akan semakin cepat terbebas dari sampah plastik dan dapat mengurangi sumbangan emisi gas karbon yang berpengaruh pada perubahan iklim yang semakin ekstrem.

 

Hal ini kiranya dapat berdampak pula pada kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan. Tanpa adanya kesadaran dari dalam diri sendiri, tubuh akan sulit bergerak menuju perbaikan. Jika terlalu jauh untuk mengikuti tur ini ke Amsterdam, Anda bisa memulai tur memancing plastik di lingkungan tempat tinggal Anda sendiri.

 

tur memancing plastik tur memancing plastiktur memancing plastik tur memancing plastik tur memancing plastik tur memancing plastik tur memancing plastik

Bagikan ini: