0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“The memories that ache now once passed without asking for attention.”

 

Saya dan Chloe berjalan pelan menuju mobil dengan langkah kaki yang menyatu dengan sisa pagi yang masih lembap.

 

Chloe membuka pintu dengan hati-hati. Ia menaikkan bonekanya ke kursi lebih dulu lalu memanjat masuk seperti biasa.

 

Gerakannya sederhana dan nyaris tanpa pikir panjang. Saya memperhatikannya sebentar dari luar sebelum menutup pintu dengan bunyi click yang ringan.

 

Machine mobil menyala. Di luar, gedung clinic itu berdiri seperti hari-hari lainnya, tanpa tanda apa pun bahwa pagi ini pernah menyimpan sesuatu moment yang berarti.

 

Tidak ada yang istimewa pada setiap detiknya dan juga tidak ada adegan besar. Hanya perjalanan pulang dengan udara yang mulai menghangat dan Chloe yang bersenandung pelan di kursinya.

 

Saya menatap jalan di depan dan menyadari betapa sering moment seperti ini lewat begitu saja. Hari-hari yang terasa biasa, sekilas percakapan dan gerakan kecil yang tidak pernah kita simpan dengan sengaja.

 

Kini, saat melihat Chloe dan Sophie bersiap melangkah ke bangku kuliah, justru potongan-potongan kecil seperti kunjungan ke dokter gigi itulah yang muncul perlahan dan menjadi nostalgia yang indah.

 

“The strangest part of nostalgia is how ordinary those days felt when you were living them. You didnt know they’d turn into the moments you’d spend a lifetime aching to go back to.” Lewis Howes

Part 10.

Bagikan ini:
error: Content is protected !!