0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

Gorilla Sock menawarkan kaus kaki trendi sekaligus konservasi hewan primata terbesar secara bersamaan. Berbahan dasar ramah lingkungan, produk perusahaan ini turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian gorila dan planet.

 

Gorilla Socks membuat produk yang tidak biasa, bahannya berasal dari material ramah lingkungan. Mereka adalah perusahaan Italia-Amerika yang baru berdiri tahun lalu di New York. Perusahaan ini memproduksi sederet kaus kaki yang terbuat dari serat khusus yang diambil dari tanaman bambu.

 

Perusahaan kaus kaki ini didirikan oleh Gianluca de Stefano, seorang Neapolitan yang beremigrasi ke kota Big Apple. Setelah melakukan perjalanan ke Asia, tempat asal bambu, ia bersama rekannya Gavin Kamara membangun kaus kaki bermerek Gorilla saat kembali ke New York.

 

Cerita di balik Gorilla Socks

Perusahaan ini berdiri berkat perbincangan ringan antara Gianluca dan Gavin. Kala itu mereka tengah bersepeda di tepi sungai Hudson sambil bercakap-cakap. Tak disangka, dari percakapan ringan itu malah menciptakan ide cemerlang.

 

Salah satu dari mereka berkata pada temannya tentang kekurangan mereka menjajaki bisnis. Mereka memiliki semangatnya, tapi tidak ada ide yang muncul. Ketika temannya menyebut serat bambu, tiba-tiba ide baru terlahir dan kehidupan kedua pria itu pun berubah untuk selamanya.

 

Kedua pria tersebut telah saling mengenal sejak lama, bahkan teman satu flat saat di universitas. Mereka memiliki mimpi yang sama, yaitu membangun kewirausahaan sosial. Keduanya tidak hanya ingin menjadi pemilik bisnis semata, tapi juga ingin memberi dampak perubahan di dunia dengan brand-nya.

 

Setelah memperhatikan pasar, Gianluca dan Gavin merasa kurangnya produk superior yang tersedia. Setiap orang bisa menjual kaus kaki dan bisa didapat di toko lokal kesayangan kapanpun Anda mau. Tetapi yang ingin dilakukan kedua pria ini adalah menjual sesuatu yang lebih baik, membuatnya dengan baik, tahan lama, dan enak dipakai. Mereka berdua sangat menyukai kaus kaki, dan ide serat bambu Gavin telah menyempurnakan semangat mereka.

 

Mengapa bambu dianggap lebih baik adalah karena serat bambu antibakteri, anti-jamur, dan tahan bau. Itulah yang menjadikannya material sempurna untuk sesuatu yang akan dipakai kaki sepanjang hari. Serat bambu juga sempurna dalam termoregulasi, jadi kaus kaki berbahan tersebut dapat menjaga Anda tetap hangat di kala musim salju dan dingin di musim panas.

 

Bambu adalah bahan yang ramah lingkungan karena hanya memerlukan sedikit air untuk tumbuh, nyatanya ia hanya membutuhkan kurang dari 1/3 jumlah air yang dibutuhkan kapas untuk tumbuh. Bambu memang dikenal sebagai tanaman yang tumbuh paling cepat di dunia, sehingga cukup ekonomis dan bisa memberi dampak pada planet.

 

Serat tanaman tersebut kemudian disulap menjadi kaus kaki berwarna-warni dengan pola yang catchy. Bahannya memastikan ketahanan dan kemampuan beradaptasi yang sempurna untuk semua musim sepanjang tahun, serta secara simultan menampilkan fungsi aseptik dan antibakteri. Komponen elastis pada kaus kaki ini membuatnya lembut dan cocok untuk setiap jenis sepatu.

 

Kaus kaki Gorilla dibuat secara eksklusif di China, mengingat kesulitan ketersediaan bahan bakunya di Eropa. Produknya telah bersertifikat OEKO-TEX, tes independen dan sistem sertifikasi untuk tekstil. Awalnya hanya dijual di pasar Amerika saja, tapi kini telah tersedia di Italia dan dapat dibeli baik melalui webnya atau platform seperti Amazon.

 

Gorilla Socks Berkontribusi dalam Konservasi Gorila

Perusahaan ini tidak berhenti sampai soal kualitas produk saja, mereka juga memberi dampak pada planet. Sesuai dengan namanya, kaus kaki berkelanjutan ini telah terhubung langsung dengan The Dian Fossey Gorilla Fund International, yayasan Amerika yang juga memiliki kantor di Rwanda dan Kongo dan bertanggung jawab untuk konservasi, perlindungan, serta studi gorila gunung dan habitatnya.

 

Yayasan tersebut didirikan oleh Dian Fossey, ahli zoologi, primatologi, dan antropolgi yang mendedikasikan 18 tahun hidupnya untuk mempelajari dan menyempurnakan metodenya. Penelitiannya masih berlangsung hingga sekarang melalui penggalangan dana. Dana yang terkumpul digunakan dalam konservasi untuk Perlindungan Harian, Penelitian Sains, Pendidikan Konservasi, dan Bantuan Komunitas.

 

Saat ini Gorila gunung tengah mengalami kesulitan besar seperti seluruh spesies gorila lainnya. WWF menandai gorila gunung sebagai hewan yang sangat terancam punah dengan jumlah kurang dari 900 gorila di seluruh dunia. Statusnya sebagai “Critically Endangered” hanya satu langkah dari kepunahan di alam liar.

 

Hal itu turut menyita perhatian Gorilla Socks. Karenanya, perusahaan ini ikut membantu membangun jembatan antara konsumen dan dana konservasi yayasan Dian Fossey. Setidaknya 10% dari pembelian kaus kaki premium ini diberikan ke badan amal yang luar biasa tersebut.

 

Mimpi Gianluca dan gavin diwujudkan melalui kerja keras, dedikasi, dan semangat untuk mendukung mereka yang membutuhkan. Ini membuat perusahaan mereka layak mendapat pujian atas semua upaya tersebut.

 

Berbelanja mungkin menjadi hobi bagi sebagian orang. Dengan tindakan sederhana seperti berbelanja kaus kaki, mereka dapat membantu mendukung program mengagumkan yang memerangi pemburu dan upaya konservasi gorila. Tidak hanya kaus kaki Gorilla Socks, berbelanja barang ramah lingkungan juga berarti turut memberi dampak pada planet. Mulailah meningkatkan kesadaran Anda saat memutuskan membeli suatu barang.

 

gorilla socks gorilla socks gorilla socks

Bagikan ini:
error: Content is protected !!