0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“The world becomes easier to read when we let go of the need to control every moment.”

 

Saya pun bertanya dalam hati kapan terakhir kali saya membiarkan diri merasa setenang ini. Kapan saya berhenti menagih jawaban dari hal-hal yang bahkan tidak pernah berjanji untuk memberi penjelasan.

 

Kapan saya mulai menerima bahwa bahasa yang tersendat, petunjuk yang hanya separuh bisa dimengerti dan langkah yang tidak sempurna juga adalah bagian dari hidup yang terus berjalan.

 

Mungkin  pelajaran paling lembut yang saya temukan hari itu di Nanning, kota di perbatasan Vietnam dan China yang terasa jauh namun justru mengajarkan kedekatan dengan cara yang sederhana.

 

Ternyata bertahan di negeri orang tidak selalu tentang kemampuan bertanya dengan jelas atau memahami harga dengan tepat.

 

Kadang, bertahan hanyalah tentang membiarkan hati menuntun perlahan sambil percaya bahwa kebaikan kecil di sepanjang jalan akan menunjukkan arah.

 

Ketika senja mulai turun dan cahaya memudar di antara bangunan, saya merasakan perjalanan ini mengajarkan sesuatu yang tidak dibungkus kata. Lebih seperti pengertian yang hening, hadir tanpa perlu dijelaskan.

 

Yep, meski tidak semua kalimat bertemu saat melakukan komunikasi dengan penduduk local, jika hati saya belajar untuk cukup sabar, ia akan selalu menemukan rumah di mana pun ia berada.

 

“Some places teach us gently, not through words but through the way the day slows down around us.”

Part 21.

Bagikan ini:
error: Content is protected !!