0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“Some journeys don’t take us somewhere new. They remind us to pause, to feel, and to return to ourselves.”

 

Saya diam sejenak, membiarkan pandangan menyusuri cahaya yang terus bergerak di wajah Sophie. Moment tersebut mengingatkan akan hidup yang tak pernah benar-benar diam, bahkan di dalam detik-detik yang tampak tenang.

 

Sophie masih tenggelam dalam dunianya. Ia tak terganggu oleh suara klakson dari luar dan tak terusik oleh ritme pagi yang mulai terburu-buru. Ia hanya hadir untuk dirinya dan menikmati keberadaannya.

 

Saya menarik napas pelan, lalu menyadari sesuatu yang lain. Kita sering mencari tempat untuk bernapas, seperti ruang terbuka, udara segar hingga jeda dari rutinitas.

 

Tapi mungkin, yang lebih sering kita butuhkan justru ruang di dalam diri. Tempat yang tidak bergantung pada cuaca, jarak atau waktu. Tempat di mana kita bisa berhenti sejenak, tanpa perlu menjelaskan apa-apa.

 

Kita membutuhkan ruang batin yaitu ruang yang tidak terlihat, tapi bisa terasa. Ruang yang bisa untuk menyandarkan lelah dan untuk mengenali diri sendiri, tanpa suara latar yang terus mendesak kita menjadi sesuatu yang lain.

Saya melihat Sophie sekali lagi. Ia tidak sedang mencoba lari dari apa pun, hanya hadir sepenuhnya dan tanpa beban serta tanpa tuntutan untuk menjadi lebih dari dirinya saat itu.

 

Oh well, mungkin yang kita cari bukan selalu tujuan, tapi tempat untuk berhenti sebentar, di mana hati bisa beristirahat dengan tenang dan merasa cukup.

 

“Not all journeys lead to a destination. Some find meaning in the stillness between the miles.”

Part 11.

Bagikan ini:
error: Content is protected !!