0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“A slow step often reveals what a hurried heart keeps missing.”

 

Saya melangkah lagi sambil memandang langit yang mulai berubah warna. Ada rasa tenang yang muncul bukan karena memahami semuanya tetapi justru karena saya berhenti memaksa diri untuk memahami apa pun.

 

Di kota Nanning yang jauh dari rumah ini, saya belajar bahwa jeda kecil yang kita berikan pada diri sendiri sering kali membuka jalan yang tidak pernah kita lihat saat sedang terburu-buru.

 

Kami berjalan pelan bersama angin sore yang baru saja berubah arah. Dalam langkah yang lebih tenang itu, saya merasakan sesuatu bahwa diam bukanlah ruang yang kosong.

 

Diam kadang menjadi tempat di mana kekuatan perlahan kembali menyusun dirinya. Tempat kecil yang tidak pernah terlihat saat saya terus berlari dari satu urusan ke urusan berikutnya.

 

Di sisi lain jalan, lampu toko mulai menyala satu per satu. Sinar kuningnya jatuh lembut di atas trotoar, seperti tanda kecil bahwa hari mulai bergeser menuju malam.

 

Saya dan Mbak Patsy saling melirik sambil tertawa kecil tanpa alasan tertentu. Ada kesepakatan halus yang tidak perlu diucapkan. Tanpa terburu, kami kembali melangkah.

 

Malam mulai turun dengan pelan dan udara berubah menjadi lebih sejuk. Langkah kami menuju night market terasa lebih ringan, seakan perjalanan itu sendiri menjadi pelajaran kecil tentang bagaimana berjalan tanpa tergesa.

 

“Sometimes the most meaningful journey is simply learning how to walk without rushing.”

Part 23.

 

 

 

Bagikan ini:
error: Content is protected !!