0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“In the quiet, we do not lose control, we return to ourselves.”

 

Lampu cabin perlahan diredupkan. Warna kuning hangat memantul lembut di dinding dan membuat suasana terasa lebih tenang, seolah ruangan itu ikut menarik napas pelan.

 

Di luar jendela, langit berubah tanpa suara. Biru yang tadi terang perlahan memudar menjadi abu lembut dengan satu garis tipis orange di kejauhan.

 

Di baris depan, di sisi seberang lorong, seorang bapak duduk diam. Kursi di samping saya kosong jadi jarak di antara kami terasa dekat, meskipun kami tidak benar-benar duduk saling berdampingan.

 

Ia duduk sedikit condong ke depan dan kedua tangannya saling bertaut di atas pangkuan. Kepalanya menunduk ringan. Napasnya terlihat lebih pelan dibanding beberapa saat sebelumnya.

 

Entah apa yang sedang ia pikirkan, tetapi ada ketenangan dalam caranya diam. Seolah ia sedang memberi dirinya sendiri waktu. Saya memandangnya beberapa detik, lalu kembali menatap ke jendela.

 

Kadang kita merasa harus terus bergerak dan terus mengisi tangan dan pikiran, seakan diam hanya akan membuat semuanya terasa lebih berat.

 

Padahal kadang, yang paling kita butuhkan bukan langkah berikutnya, melainkan ruang kecil untuk duduk tenang dan membiarkan hati mengejar napasnya sendiri.

 

“Silence is not losing direction, it is finding the center again.”

Part 9.

 

 

Bagikan ini:
error: Content is protected !!