0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“Time listens better when we stop shouting at it.”

 

Di dalam restaurant di dalam kapal, cahaya terasa lebih lembut. Kaca-kaca jendela berembun tipis akibat perubahan suhu dan menyimpan pantulan wajah-wajah kami yang baru saja kembali dari angin laut.

 

Chris mengangkat gelas coffeenya sedikit, seperti tanda selamat datang yang sederhana. “You are on time.” katanya pelan.

 

Nigel duduk lebih dulu dan menghabiskan air mineral dari bottle. Sophie dan Chloe lalu menghabiskan sisa tea hangat di dalam thermos sembari meneguknya perlahan.

 

Kami duduk sejenak dan menyelesaikan minuman masing-masing, sebelum bersiap turun ke lambung kapal menuju mobil yang parkir.

 

Hidup tidak selalu meminta kita untuk berlari lebih cepat. Kadang ia hanya ingin kita kembali ke meja, duduk dan menuntaskan beberapa hal kecil dengan utuh.

 

Menyesap minuman selagi masih hangat, menghitung napas serta membiarkan dada mengembang dan mengempis dengan tenang.

 

Tidak semua perubahan datang sebagai kejutan besar. Ada yang hadir sebagai kelanjutan yang tenang, tepat setelah kita berhenti mendorong waktu.

 

“When we stop rushing time, time often meets us halfway.”

Part 31.

 

 

Bagikan ini:
error: Content is protected !!