0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“Even a short pause can return a strength we did not notice fading.”

 

Beberapa langkah setelah itu, saya dan Mbak Patsy melewati sebuah taman kecil di pinggir jalan, tempat angin sore bergerak pelan seakan sedang merapikan suasana di sekitarnya.

 

Tidak ada yang istimewa. Hanya bangku kayu, pepohonan hijau yang mulai kehilangan daun dan seorang bapak tua yang melipat korannya dengan gerakan yang hampir seperti bisikan.

 

Saya berhenti sejenak dan memperhatikan cara bapak itu merapikan lipatan korannya. Tidak terburu, tidak rapi sempurna, tapi penuh kesabaran. Seakan ia sedang memberi waktu pada setiap helai kertas untuk ikut tenang.

 

Di saat itu saya menyadari satu hal lagi yang sering saya lewatkan. Tidak semua perjalanan membutuhkan langkah besar dan tidak semua hari meminta sesuatu yang harus dibuktikan.

 

Kadang yang paling dibutuhkan ternyata hanyalah ruang kecil untuk bernapas. Ruang untuk memperlambat diri supaya hati bisa kembali menyadari ritmenya sendiri.

 

Mungkin hidup kadang hanya meminta agar saya memberi diri sendiri ruang yang wajar untuk istirahat, agar tenaga yang hilang bisa kembali dengan sendirinya.

 

Saat sore perlahan meredup di Nanning, saya mulai merasakan bahwa istirahat sejenak bukan tanda mundur. Istirahat justru cara paling lembut agar langkah berikutnya bisa lebih mantap.

 

“Sometimes strength comes back not through effort, but through stillness.”

Part 22.

Bagikan ini:
error: Content is protected !!