“Mere curiosity adds wings to every step.” Johann Wolfgang von Goethe
Saya dan Mbak Patsy melangkah lagi, meninggalkan kios kue kecil itu dengan hati yang masih hangat oleh ketenangan dari ibu tua tersebut.
Pasar malam bergerak pelan di sekitar kami, seperti sedang bernapas lembut. Lampu warna-warni memantul di tanah yang sedikit lembap dan angin membawa sisa aroma manis yang tertinggal dari kios kue sebelumnya.
Tidak jauh dari sana, sebuah gerobak kecil menarik perhatian kami. Di mejanya berderet botol plastic bening dengan tutup berwarna pink lembut, ungu, biru muda, hijau dan kuning.
Di dalamnya ada cairan putih seperti susu dan yang membuatnya semakin unik adalah dot kecil di bagian atas botol, seperti botol susu bayi. Saya sempat mengerutkan kening lalu berbisik pelan, “Mbak Pats, itu jual apa yah?”
Mbak Patsy ikut mendekat dan langsung tertawa kecil dengan gaya khasnya yang ringan. “Wah, mirip susu, tapi susu dari binatang apa yah?” Ia menutup mulut sambil terkekeh, seolah takut suara tawanya terdengar oleh penjualnya.
Saya ikut tertawa. “Aku photo, ahh. Besok tanya translator kita, itu minuman apa. Kalau halal, aku besok ke sini lagi untuk beli.” Nada saya masih penuh rasa penasaran.Saya pun mengambil photo sambil menahan tawa.
Cahaya lampu kios yang memantul di cairan putih dalam botol-botol itu membuatnya terlihat sedikit misterius sekaligus lucu. Rasa penasaran kecil itu membuat kami tertawa lebih lepas malam itu.
“Curiosity is one of the great secrets of happiness.” Bryant H. McGill
Part 34.

