0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

Kepulauan Galapagos adalah tujuan wisata impian bagi banyak orang. Tempat ini adalah rencana liburan yang sempurna untuk bersantai dan melarikan diri sejenak dari realita kehidupan. Berbagai kekayaan alam yang menakjubkan dapat ditemukan di sini.

 

Kepulauan Galapagos terdiri dari 13 pulau-pulau berapi dan bebatuan. Kepulauan ini secara politis masih merupakan bagian dari Republik Ekuador. Letaknya di Samudra Pasifik, sekitar 1.000 km sebelah barat pesisir Amerika Selatan. Pulau tertua di sana berusia sekitar 4 juta tahun dan yang termuda masih dalam proses pembentukan. Tempat ini memang diketahui sebagai salah satu daerah gunung berapi yang paling aktif di dunia.

 

Galapagos terkenal dengan jumlah spesies endemiknya yang sangat banyak. Tempat ini juga menjadi objek penelitian Charles Darwin selama perjalanan kedua HMS Beagle. Penelitian tersebut kemudian menghasilkan teori evolusi—berdasarkan seleksi alam—yang sangat terkenal dari Darwin.

 

Kunjungan pertama di Galapagos tercatat pada tahun 1535 saat Fray Tomàs de Berlanga, uskup dari Panama, dikejutkan dengan penemuan tempat ini. Saat itu Ia tengah berlayar ke Peru untuk mendamaikan perselisihan antara Francisco Pizarro dan Diego de Almagro. Setelah kembali dari perjalanannya, Ia menggambarkan kondisi pulau tersebut dan hewan-hewan yang menghuninya. Terbayang bukan bagaimana indahnya kepulauan ini hingga menjadi buah bibir di mancanegara.

 

Seperti yang telah disebutkan bahwa kepulauan ini terdiri atas beberapa pulau. Setiap pulau memiliki bentangan daratan yang berbeda-beda dan masing-masing memiliki keunikannya sendiri. Ada yang berupa daratan tandus hitam, bebatuan vulkanik, hingga petakan pasir putih pantai yang berbaur dengan perairan berwarna biru permata.

 

Seluruh pulau-pulau yang ada di Galapagos berada dibawah pengawasan peraturan perlindungan yang sudah berlaku sejak tahun 1930 . Peraturan tersebut kemudian lebih dilengkapi pada tahun 1936. Mengingat kekayaan alam juga spesies flora dan faunanya yang melimpah, peraturan tersebut dibuat agar keindahan dan kelestarian pulau-pulau Galapagos tetap terjaga.

 

Menjadi destinasi liburan bukan tidak mungkin dekat dengan dampak rusaknya lingkungan. Namun, ada Galapagos Conservancy (GC) yang merupakan organisasi PBB yang secara eksklusif mengawasi dan melindungi keunikan ekosistem dan integritas keanekaragaman hayati di sana. Mereka melakukan tugasnya melalui penelitian langsung, pengelolaan konservasi, menginfokan peraturan publik, dan membangun masyarakat yang sustainable.

 

Untuk menjaga lingkungan, ketika berkunjung ke kepulauan ini, ada beberapa peraturan yang harus dipatuhi oleh para wisatawan. Pertama, ketika mengunjungi area-area yang dilindungi, wisatawan hendaknya ditemani pemandu alam yang disediakan oleh Galapagos National Park Directorate (GNPD). Kebanyakan pulau tidak diperbolehkan untuk dikunjungi tanpa pemandu berlisensi.

 

Kedua, jangan menggunakan lampu flash pada kamera Anda saat sedang mengambil gambar hewan-hewan buas. Sangat dianjurkan untuk tidak menggunakan lampu flash karena biasanya hewan buas sangat sensitif terhadap cahaya terang. Mereka akan kaget saat disilaukan dengan cahaya dari lampu flash sehingga dapat menyebabkan stress dan hewan tersebut juga akan menjadi lebih agresif.

 

Ketiga, apabila pengunjung ingin memancing, maka memancinglah dengan perahu yang berwenang. Hal ini dimasukkan dalam peraturan karena maraknya aktivitas illegal fishing yang dilakukan di perairan Galapagos. Akibatnya populasi kehidupan laut jadi berkurang dan tidak jarang pula mengganggu ekosistem laut.

 

Keempat, jangan memberi makan hewan-hewan di sana karena makanan yang diberikan mungkin dapat mengganggu kesehatan mereka. Selanjutnya, jangan memasukkan hewan, tanaman, atau makanan ke dalam pulau. Terakhir dan yang paling penting adalah jangan membuang sampah sembarangan agar lingkungan pulau tetap terjaga kelestarian dan kebersihannya.

 

Banyak hal yang dapat dilakukan di Galapagos yang dapat membuat pengunjung merasa lebih menyatu dengan alam. Keindahan laut yang terhampar di kepulauan ini dapat dinikmati dengan melakukan aktivitas air seperti diving, snorkeling, surfing, dan kayaking. Aneka ragam hewan liar juga banyak terdapat di pulau ini, seperti boobies berkaki biru, iguana laut, elang laut, dan penguin.

 

Tidak hanya tempat wisata eco, di Galapagos juga terdapat hotel-hotel yang ramah lingkungan, seperti Finch Bay Eco Hotel. Segala fasilitas berbasis ramah lingkungan cukup banyak tersedia di kepulauan ini. Hanya saja, seberapa banyak jumlahnya pun tidak akan berguna jika tidak dijaga dan dipelihara dengan baik.

 

Sebanyak 80% burung, 97% mamalia dan reptil, serta 30% tanaman yang ada di sana kini tengah dalam ancaman kepunahan. Tidak dapat dipugkiri bahwa kurangnya kesadaran manusia akan lingkungan berperan besar di dalamnya. Maka dari itu kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan harus selalu diterapkan di manapun, tidak hanya di Kepulauan Galapagos.

 

kepulauan galapagoskepulauan galapagos kepulauan galapagos kepulauan galapagoskepulauan galapagos kepulauan galapagos kepulauan galapagos

Bagikan ini:
error: Content is protected !!