0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“Home is not always where you are but what feels familiar.”

Langit siang di Jakarta berwarna biru jernih, hampir seperti batu sapphire yang dipoles halus tanpa cela.

Cahaya masuk lembut dari jendela pesawat yang akan menuju Bandar Seri Begawan dan perlahan menyelimuti cabin dengan suasana yang hangat.

Saat pramugari mulai menyapa, saya sempat terdiam sejenak. Bahasa Melayu baku yang mereka gunakan terdengar asing namun di saat yang sama terasa begitu dekat.

Ada kata-kata dan intonasi yang tidak sama tetapi maknanya tetap sampai tanpa perlu diterjemahkan. Sesekali terdengar juga bahasa melayu Brunei yang merupakan bahasa keseharian mereka.

Suara percakapan di dalam cabin dengan bahasa yang terasa familiar itu, menciptakan rasa yang tidak saya duga. Seperti pulang bahkan sebelum pesawat ini benar-benar lepas landas.

Perjalanan ini akan membawa saya transit satu malam di Bandar Seri Begawan sebelum melanjutkan ke Hong Kong keesokan harinya dengan penerbangan yang sama.

Di tengah perjalanan yang baru akan dimulai itu, saya merasakan bahwa rasa pulang tidak selalu datang dari tempat. Ia bisa hadir dari hal-hal kecil yang kita kenali bahkan di tengah sesuatu yang tampak berbeda

“The ache for home lives in all of us.” Maya Angelou
Part 1.

Bagikan ini:
error: Content is protected !!