0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“We are all different notes, but together we make one song.” Rabindranath Tagore

 

Petugas check in itu kembali mencondongkan tubuhnya dengan mata yang berbinar seolah membawa pulang sepotong kenangan. “I went to Boracay in the Philippines once”

 

“I asked for directions to the jeepney terminal and there was a man who pointed by moving his lips to the left. I jumped, I thought he was going to blow me a kiss.” terlihat pipinya yang putih merona pink.

 

Ia menirukan gerakan halus bibirnya sambil tersenyum malu. Di counter sebelah, seorang staff lain ikut menoleh sembari tersenyum lebar lalu tertawa pelan.

 

“Ahh that’s called nguso. We show directions that way to avoid using a finger which can feel rude” masih dengan sisa tawanya.

 

Saya menatap mereka bergantian lalu ikut tertawa. Petugas dari Filipina itu mengulang gerakannya sekali lagi, bibirnya dimajukan dan bergerak ringan ke arah monitor.

 

“Just like in Indonesia. Even a tiny lip or slight chin movement already works as a full GPS coordinate for us.” ujar saya sambil ikut memberi arah dengan bibir yang sedikit dimonyongkan.

 

Kami bertiga kembali tertawa saat menyadari bahwa beberapa budaya diam- diam membentuk bahasa yang tak perlu diucapkan, kadang terasa sama dan kadang justru berbeda.

 

“Different roots can share the same soil.” African proverb

Part 4.

Bagikan ini:
error: Content is protected !!