0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“Motherhood is learning to move with the changing wind, guiding them gently while letting them find their own direction.”

 

Setelah sampai di rumah, Mbak Waty sudah menyiapkan makan malam untuk kami semua. Namun pembicaraan tentang layang layang di taman  ternyata masih berlanjut.

 

“So the kite has to follow the wind?” tanya Sophie sambil memainkan sendoknya. “Not really. Papa said you have to change the angle so the wind can lift it.”

 

Sophie mengerutkan kening. “But you cannot change the wind, zus.” “No,I dont think so. ” Chloe tersenyum kecil. “You have to adjust the kite.”

 

“Oh” Sophie mengangguk pelan. “So when the wind changes, you have to adjust the kite too?” “Yeah, I guess so.” Saya yang sejak tadi mendengarkan ikut tersenyum.

 

“Iya, seperti kata Papa tadi. Anginnya tidak bisa kita atur. Kita yang harus menyesuaikan.” Sophie langsung menoleh ke arah saya. “See, Mama agrees with me!”

 

Saya tertawa. “Bukan berarti Sophie selalu benar.” Chloe ikut tertawa. “She just likes the idea.” “I do like the idea” jawab saya sambil tersenyum. Percakapan mereka kemudian kembali ke layang layang.

 

Tetapi entah mengapa, kalimat sederhana tentang menyesuaikan diri itu terus teringat di kepala. Saat itu, saya mulai belajar bahwa anak anak akan terus tumbuh dan perlahan menemukan arah mereka sendiri.

 

“As they grow, a mother learns to adjust her hands and open her heart.”

Part 9.

Bagikan ini:
error: Content is protected !!