0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“Relief sometimes lives in posture, not in absence.”

 

Tourist wanita itu akhirnya menurunkan lengannya dan bangkit perlahan dari pose seakan sedang berdiri di atas papan surfing. Rambutnya sedikit berantakan oleh angin laut.

 

Ia mengangguk kecil dengan senyum lebar masih tertinggal di wajahnya. Sebuah senyum dari seseorang yang tubuhnya masih mengingat keseimbangan di atas ombak.

 

“Mentawai’s the dream. Out there, everything felt lighter. Like you’re not carrying as much.” katanya dengan mata yang tetap mengarah ke garis laut yang tidak putus.

 

Saya mengikuti arah pandangnya. Laut tampak tenang tetapi ritmenya jelas. Datang, surut lalu datang lagi.

 

Saya mengulang kata itu di dalam kepala, membiarkannya mengikuti ombak di depan saya, datang sebentar lalu mundur pelan dan setengah berbisik, “Lighter.”

 

Temannya menimpali dengan tawa pendek, seperti gema yang sengaja tidak diperpanjang, seolah mengiyakan tanpa perlu menambahkan apa pun. Sudut bibirnya terangkat sebentar lalu kembali tenang.

 

Ia mengangkat bahu ringan dengan senyum tipis yang lewat sekejap sebelum menghilang bersama angin laut. “Yeah. Like a reset.”

 

“Sometimes we carry the same weight, only with softer hands.”

Part 16.

Bagikan ini:
error: Content is protected !!