0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“Not every hero fights. Some simply keep going, quietly, without applause.”

 

Novel Danielle Steel masih tergeletak di pangkuan dengan sticky note kecil berisi pesan cinta dari Sophie. Di luar jendela, langit Bangkok perlahan berubah menjadi ungu gelap.

 

Di kejauhan terlihat lampu kota menyala satu per satu seperti bintang yang turun ke jalan. Pak sopir itu melirik jam di dashboard, lalu tersenyum tipis sebelum berbicara pelan.

 

“You’ll be my last passenger tonight. I started early this morning. When it gets past midnight, it’s time for me to go home.” Nada suaranya tenang, seolah hanya bercerita, tanpa ada nada mengeluh di sana.

 

Saya menoleh sedikit, sekadar memastikan saya tidak salah dengar. Ia menghela napas perlahan, sementara kedua tangannya tetap mantap di setir.

 

“Wow, it’s a long hour.” Saya berkata pelan, kagum pada jam kerjanya yang panjang, tetapi juga pada ketenangan yang ia jaga. “Sometimes I feel very tired,” katanya. “Body tired, eyes tired. But I still go. I still make it through.”

Saya tidak segera menjawab dan lebih memilih mendengarkan. Kepala saya terangguk pelan, lebih karena  merasa mengerti rasa lelah itu, bukan karena saya ingin memberi nasihat.

 

Dalam jeda singkat itu, saya melihat lelah di wajahnya, namun juga keteguhan. Seperti seseorang yang terus melangkah, bukan karena semuanya ringan, tetapi karena ia memilih untuk tetap berdiri.

 

“Sometimes even to live is an act of courage.” Seneca

Part 28.

Bagikan ini:
error: Content is protected !!