“Adopt the pace of nature. Her secret is patience.” Ralph Waldo Emerson
Area imigrasi mulai terlihat. Barisan orang berdiri rapi dan bergerak maju sedikit demi sedikit. Tidak ada yang berbicara banyak, hanya suara langkah dan koper cabin yang sesekali bergeser.
Saya ikut berdiri di antrean dan menunggu giliran tanpa banyak yang bisa saya lakukan.
Dulu, moment seperti ini selalu terasa membuang waktu. Berdiri diam tanpa kepastian kapan akan bergerak dan tanpa sesuatu untuk dikerjakan. Tetapi kali ini terasa berbeda.
Saya tidak buru-buru mengambil telephone genggam. Saya hanya berdiri, memperhatikan sekitar dan membiarkan waktu berjalan tanpa mencoba mengisinya.
Saat itu saya merasakan bahwa mungkin tidak semua waktu kosong perlu diisi.
Ada moment di mana kita hanya perlu ada di sana, tanpa distraksi dan tanpa usaha untuk membuatnya terasa lebih cepat.
Menunggu tidak selalu berarti saya sedang tertahan. Kadang, itu hanya cara lain bagi hidup untuk memperlambat kita agar kita tidak terus berlari tanpa sempat benar-benar merasakan.
“You are not standing still, you are just moving in a way the eyes cannot see.”
Part 14.

