0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“Silence is not the absence of noise, but the absence of inner turmoil. Find stillness within to find peace.” Jay Shetty

 

Malam semakin larut dan angin laut menderu bagaikan lullaby yang meninabobokan seluruh beban pikiran. Sophie sudah tertidur dan bunga kangkung laut kecilnya tergeletak di samping bantal seolah ikut terlelap bersamanya.

 

Chloe masih berbisik dengan Nigel sebelum akhirnya percakapan mereka meredup juga. Chris mematikan lampu satu per satu, meninggalkan hanya sekerlip cahaya  dari meja kecil yang membuat ruangan terasa lebih hangat.

 

Saya mengecup Nigel, Chloe dan Sophie satu persatu yang sudah terlelap lalu menatap langit-langit kayu, mendengarkan irama ombak yang tak pernah benar-benar berhenti.

 

Ada kedamaian yang lahir dari berhenti sejenak dan membiarkan angin malam serta alunan laut menemani kami.

 

Malam itu seolah berbisik bahwa diam bukan sekadar hening tanpa suara, melainkan ruang yang memberi arti pada setiap untaian kata, serta jeda yang membuat tawa juga bisikan terdengar lebih berharga.

 

Dalam diam itu, hati saya  belajar bahwa ketenangan sering datang tanpa harus dicari, cukup dengan memberi ruang agar segala sesuatu menemukan tempatnya sendiri.

 

Kadang yang paling dibutuhkan hanyalah memberi ruang bagi segalanya untuk bernapas, lalu mempercayakan sisanya pada keheningan yang tahu bagaimana meredakan, menuntun dan menutup hari dengan tenang.

 

“I believe in the value of listening, silence and observing so that when I do say anything it is conscious, purposeful and relevant.” Jay Shetty

Part 12.

Bagikan ini:
error: Content is protected !!