by Sarah | Jun 27, 2019
Meghna Nayak adalah salah satu pelopor yang mendaur ulang kain saree lama menjadi pakaian baru yang tak kalah indahnya. Pada umunya, setelah kita selesai memakai kain saree kita dalam seratus cara yang berbeda, pakaian itu biasanya berakhir di tempat sampah...
by Sarah | May 19, 2019
Jeanne Zizi Margot de Kroon atau lebih dikenal dengan Jeanne De Kroon adalah pendiri Zizi Vintage, label fesyen mewah yang berkomitmen pada praktik etis dan berkelanjutan dalam industri fesyen. Desainnya indah dan komitmennya untuk memberi kembali kepada wanita...
by Sarah | May 17, 2019
Apakah Anda pernah mendengar kampanye detox catwalk greenpeace ? Ini adalah kampanye yang bertujuan untuk membuat merek fesyen besar menghilangkan bahan kimia berbahaya dengan menawarkan kontrak keanggotaan untuk memenuhi komitmen mereka. Greenpeace mengevaluasi merek...
by Sarah | May 15, 2019
Natasha Halesworth mendirikan proyek konsistensi pada tahun 2017 . Proyek ini berusaha menginspirasi gaya hidup yang lebih berkelanjutan melalui pakaian bekas dan vintage, aksesori, dan barang-barang rumah tangga. Ia ingin mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya...
by Sarah | May 13, 2019
Di dunia saat ini fungsi keberlanjutan di dunia mode adalah salah satu hal yang harus semakin kita gaungkan. Tak ada yang terisolasi dari industri mode, semuanya terlibat dan ikut andil. Bahkan jika kita bukanlah seorang desainer atau penggemar mode, kita semua...
by Sarah | May 12, 2019
Erin Beatty, mantan pendiri Suno, kembali setelah dua tahun dengan merek barunya yaitu Rentrayage, koleksi pakaian yang terbuat dari pakaian bekas dan pakaian vintage. ‘Rentrayage’ berasal dari bahasa Perancis yang berarti ‘memperbaiki’. ...
error: Content is protected !!