0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“Home is everything you feel in one place.”

Pliny the Elder

 

Mobil terus bergerak pelan, seolah ikut menjaga keheningan kecil yang tumbuh di antara kami. Dari luar, lampu jalan mulai menyala satu per satu, membentuk garis kuning panjang yang seperti ikut mengantar langkah saya.

 

Di dalam mobil, saya duduk diam sambil merasakan dua hal yang berbeda tetapi saling melengkapi. Doa lembut Sophie dan sentuhan ringan Chloe barusan seperti dua titik kecil yang menahan hati saya agar tetap tenang.

 

Sore itu, pikiran saya kembali pada dua anak yang duduk di samping saya. Mereka tidak menuntut, tetapi kehadiran mereka justru menjadi cermin yang memantulkan hal-hal yang sering luput saya sadari.

 

Sophie mengangkat tangan kecilnya untuk mendoakan  dan itu caranya berkata bahwa ia percaya saya akan baik-baik saja.

 

Chloe menyentuh tangan saya tanpa suara dan itu caranya berkata bahwa meski saya pergi, namun tetap berada dalam lingkaran dunia mereka.

 

Di antara doa dan sentuhan itu, saya menyadari bahwa luapan cinta sering hadir dalam gerakan kecil yang menenangkan hati, seolah dunia di dalam diri sedang ditata ulang perlahan oleh sesuatu yang lembut dan tak kasat mata.

 

Oh well, mungkin ini yang disebut pulang yang sebenarnya. Bukan ke rumah atau ke suatu alamat. Tetapi pulang kepada rasa dijaga, dipercaya dan dicintai oleh dua hati kecil yang selalu menunggu tanpa syarat.

 

“Where we love is home. Home that our feet may leave, but not our hearts.” Louisa May Alcott

Part 3.

Bagikan ini:
error: Content is protected !!