0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

Henry David Thoreau lahir di Concord, Massachusetts, pada tanggal 12 Juli 1817 dan wafat pada tanggal  6 Mei 1862. Ia adalah seorang  penyair, filsuf, abolisionis, naturalis, pelayan pajak, kritikus pembangunan, surveyor, serta sejarawan dari Amerika Serikat. Thoreau menulis buku dan  terkenal karena bukunya yaitu Walden, sebuah refleksi atas hidup sederhana di lingkungan alam, dan esainya  yaitu Pembangkangan Sipil . Buku ini berisi sebuah argumen untuk ketidaktaatan terhadap negara yang tidak adil.

 

Kumpulan buku-buku, artikel, esai, jurnal, dan puisi Thoreau berjumlah lebih dari 20 volume. Di antara kontribusinya yang klasik adalah tulisan-tulisannya tentang sejarah dan filsafat alam, di mana ia mengantisipasi metode dan temuan ekologi dan sejarah lingkungan.

Gaya sastranya menjalin pengamatan agar dekat terhadap alam, pengalaman pribadi, retorika tajam, makna simbolik, dan pengetahuan sejarah. Selain itu juga menampilkan kepekaan puitis dan filosofis.

 

Dia juga sangat tertarik pada gagasan bertahan hidup dalam menghadapi elemen-elemen yang bermusuhan, perubahan historis dan pada saat yang sama ia menganjurkan untuk meninggalkan pemborosan dan ilusi sehingga bisa menemukan kebutuhan dasar dalam kehidupan yang sesungguhnya.

 

Kisah semasa kecil dari Henry David Thoreau

David Henry Thoreau adalah keluarga New England yang sederhana dan ia lahir dari pasangan  John Thoreau,  yang bekerja sebagai pembuat pensil, dan Cynthia Dunbar. Kakek dari pihak ayah lahir di Jersey. Kakek dari pihak ibunya, Asa Dunbar, memimpin mahasiswa Harvard 1766 “Butter Rebellion”, pada waktu itu.

 

David Henry diberi nama dari nama paman ayahnya yang baru meninggal, David Thoreau. Ia mulai menyebut dirinya Henry David setelah ia menyelesaikan kuliahnya. Henry memiliki dua saudara kandung yang lebih tua, Helen dan John Jr., dan seorang adik perempuan yang bernama Sophia.

 

Tempat kelahiran Thoreau masih ada di Virginia Road di Concord. Rumah tersebut telah dipugar oleh Thoreau Farm Trust sebuah organisasi nirlaba, dan sekarang rumah tersebut bisa di kunjungi karena telah terbuka untuk umum.

 

Henry David Thoreau dan Kecintaannya terhadap Lingkungan

Thoreau belajar di Harvard College pada tahun 1833. Ia tinggal di Hollis Hall dan mengambil kursus dalam retorika, klasik, filsafat, matematika, dan sains. Henry juga adalah anggota dari Institute of 1770 yang sekarang telah berubah nama menjadi Hasty Klub Puding.

 

Menurut legenda, Thoreau menolak membayar biaya lima dolar (kurang lebih setara dengan $ 123 pada tahun 2017) untuk ijazah di universitas Harvard.

 

Pada tahun 1851, Thoreau menjadi semakin terpesona dengan sejarah alam dan narasi perjalanan serta ekspedisi. Dia membaca dengan penuh semangat tentang botani dan sering menulis pengamatan tentang topik ini ke dalam jurnalnya. Dia mengagumi William Bartram dan Voyage of the Beagle karya Charles Darwin. Dia terus mengamati secara mendetail pada pengetahuan alam Concord, merekam semuanya mulai dari bagaimana buah itu matang dari waktu ke waktu ke kedalaman Kolam Walden yang berfluktuasi dan hari-hari burung-burung tertentu bermigrasi. Inti dari tugas ini adalah untuk “mengantisipasi” musim-musim yang terdapat di alam.

 

Ia menjadi seorang pengamat tanah dan terus menulis pengamatan yang semakin rinci tentang sejarah alam kota, yang meliputi area seluas 26 mil persegi atau sekitar 67 km2. Semua pengamatan tersebut di tulis  dalam jurnalnya, sebuah dokumen dua juta kata yang ia simpan selama 24 tahun.

 

Dia juga menyimpan serangkaian buku catatan, dan pengamatan ini menjadi sumber dari tulisan-tulisannya tentang sejarah alam, seperti “Autumnal Tints”, “The Succession of Trees”, dan “Wild Apples”, sebuah esai yang menyesalkan kehancuran dari spesies apel.

Masih banyak jasa-jasa dari Henry David Thoreau yang telah di lakukan dan memberikan dampak yang besar terhadap lingkungan. Sunguh patut di teladani.

 

henry david thoreau henry david thoreau henry david thoreau henry david thoreau

Bagikan ini:
error: Content is protected !!