“Thousands of candles can be lighted from a single candle and the life of the candle will not be shortened.” Gautama Buddha
Kerumunan itu bertahan lebih lama daripada yang saya perkirakan. Sesekali terdengar seseorang memanggil nama yang sama dari arah yang berbeda.
Awalnya saya tidak terlalu memperhatikan. Namun setelah mendengarnya berkali-kali, akhirnya saya bisa menangkap dengan jelas. “Daigo.” Tidak lama kemudian terdengar lagi.”Daigo!”
Baru saat itu saya tahu nama pria yang sejak tadi membuat lorong di depan booth berubah begitu ramai. Ia berdiri tidak jauh dari tempat saya dengan tubuhnya yang tinggi dan ramping.
Sesekali ia menoleh ke arah orang-orang yang memanggil namanya lalu tersenyum. Tidak banyak gerakan yang ia lakukan dan tidak ada yang terkesan berlebihan.
Namun entah mengapa, semakin lama saya memperhatikan, semakin mengerti mengapa begitu banyak orang yang rela menunggu hanya untuk melihatnya beberapa detik.
Meski begitu, yang paling saya ingat pagi itu tetap bukan dirinya.Yang saya ingat adalah wajah-wajah di sekelilingnya.Wajah yang tiba-tiba berbinar dan tawa yang muncul tanpa ditahan.
Nama Daigo akhirnya saya ketahui. Namun yang tinggal lebih lama justru kegembiraan yang ia tinggalkan di wajah orang lain. Mungkin kebahagiaan memang seperti itu. Ia selalu menemukan wajah-wajah baru untuk singgah.
“Happiness has a habit of introducing itself to strangers.”
Part 26.

