“We do not remember days, we remember moments.” Cesare Pavese
Tidak lama kemudian Daigo melanjutkan langkahnya dan kerumunan perlahan ikut bergerak menjauh. Suara-suara yang tadi memenuhi lorong mulai memudar.
Namun suasana di sekitarnya belum benar-benar kembali seperti semula. Beberapa orang masih berdiri dengan wajah penuh senyuman.
Tak jauh, dua orang wanita masih sibuk membicarakan moment yang baru saja terjadi seolah takut melupakan detail sekecil apa pun.
Saya kembali menata beberapa barang di atas meja display. Sesekali masih mendengar nama Daigo disebut dalam percakapan yang lewat.
Tidak lama kemudian pengunjung lain mulai memenuhi lorong. Orang-orang kembali melihat etalase, bertanya tentang produk lalu berjalan ke booth berikutnya seolah tidak pernah terjadi apa-apa.
Namun saya merasakan bahwa tidak semua moment bertahan lama. Sebagian hanya lewat beberapa menit lalu menghilang.
Meski begitu, jejaknya sering tinggal lebih lama di dalam percakapan, tawa dan cerita yang dibawa pulang oleh orang-orang yang mengalaminya. Termasuk saya pagi itu.
“What fades from sight may stay in the mind.”
Part 27.

