0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“Kindness is always the right thing to do. Just make sure it comes with boundaries to protect yourself from burnout and self-betrayal.”

 

Kami sudah tiba di arrival hall. Saya melambaikan tangan sebentar lalu melangkah menuju pintu keluar, tidak perlu menunggu bagasi, hanya menarik koper cabin kecil yang cukup untuk business meeting singkat ini.

 

Ia menyusul dari belakang, langkahnya sedikit cepat, lalu berkata pelan, “Sebentar… kalau tidak merepotkan, bolehkah saya titip satu tas kecil di koper kamu? Barang belanjaan saya nanti  lumayan banyak, dan sepertinya bagasi saya akan kelebihan.”

 

Saya berhenti lalu menjawab dengan senyum tenang. “Maaf, saya memang tidak pernah menerima titipan, sekecil apa pun. Satu-satunya titipan yang saya terima… hanya titip salam.” Sengaja menyelipkan sedikit canda, agar tetap hangat.

 

Ia terdiam sejenak, mungkin tak menyangka jawaban saya akan se to the point itu. Akhirnya ia mengangguk perlahan, dan senyumnya kembali, meski tak selebar biasanya.

 

Saya berharap ia mengerti, bahwa menolak bukan selalu tanda enggan menolong. Kadang, itu cara kita menjaga ruang agar kebaikan yang kita berikan tidak melukai diri sendiri.

 

Batas bukan tembok, tapi pagar halus yang menjaga agar langkah tetap utuh. Kami berpisah di sana. Ia kembali ke antrean bagasi, dan saya melangkah keluar, menyusuri lorong terminal yang mulai penuh cahaya.

 

Menarik koper kecil, tapi yang sebenarnya saya bawa adalah sesuatu yang lebih besar yaitu keyakinan bahwa kebaikan tidak harus selalu berarti iya. Menjaga batas bukan berarti berhenti peduli, tapi memilih untuk tidak mengabaikan diri sendiri.

 

“Helping others should not come at the cost of disappearing yourself. You are allowed to protect your energy, even when it disappoints someone.”

Part 10.

 

 

 

 

 

 

 

Bagikan ini:
error: Content is protected !!