0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“Keep Going. Your hardest times often lead to the greatest moments of your life. Keep going. Tough situations build strong people in the end.”

Roy T. Bennett, author of The Light in the Heart

 

Gemerlapnya sinar bulan menyinari kesunyian malam ditemani pantulan cahaya ratusan bintang terlihat  jelas dari jendela kamar yang terbuka lebar.  Saya menghampiri dan membuka daun jendela lebih lebar agar bisa merasakan sejuknya angin malam.

 

Semilir angin  mengibas perlahan rambut yang baru saja saya sisir. Kembali ke depan computer dan melanjutkan video call di sesi brainstorming dengan salah satu mentor yang berasal dari India.  Sounak memberikan slot 80 menit sebulan dan saya memilih waktu tersebut di split menjadi  20 menit per minggu.

 

So what’s new, Sarah?”

“Setelah  melewati proses yang berliku akhirnya De Grunteman bisa launching di Indonesia. Mungkin sudah jodoh saya, seperti waktu awal merintis brand jewelry Sarah Beekmans, saya terpaksa  export duluan baru menjejakkan kaki ke market  di Indonesia.” Tertawa kecil melihat pattern yang sama kembali terulang.

 

“Sarah, out of adversity comes opportunity, it always like that !

You know what, di sini ada jokes diantara para software company bahwa lebih mudah mendapatkan ribuan dollars perbulan dari market America dibandingkan mendapatkan 5 dollars dari market dalam negeri.  Keterbatasan  market itulah yang membuat kami sebagai orang India lebih menyasar market export.” Ikut tertawa kecil.

“Jadi keterbatasanlah yang membuat India pada akhirnya menjadi leader di kancah international, Wow so actually adversity is  preparation for greatness, Sounak.

Exactly, keterbatasan itulah yang membuat negara kami menjadi negara dengan 100  unicorns. Kamu tahu valuasi saat ini berapa ?”

 

“Terakhir saya baca  adalah more than 300 billion dollars dan pastinya akan bertambah terus valuasinya.”

“Yep, besar sekali kan ?”

 

“Iya dan diprediksi pada tahun 2025 akan tercipta hingga 250 unicorns.  Wow, hempasan badai membuat kalian semakin berkembang. Pada hakikatnya, badai sedahsyat apa pun pasti berlalu jadi sebaiknya dihadapi saja yah, Sounak.” Berkata dengan nada penuh semangat.

 

“Sarah, most people turn back and give up when they need to face the storm, but  as an Indian myself, I will never give up. This is why others are unable to explore their real potential and why we lead the market.”

Sounak menjelaskan dengan lugas setiap pointnya sehingga topic  seberat apa pun sangat mudah dicerna.

 

Percakapan singkat tersebut membuat saya  semakin menyadari bahwa badai hadir tidak untuk menghancurkan, namun untuk menguatkan.  Itulah mengapa, saat badai menghantam, saya harus kuat karena bagaimanapun juga, pasti akan berlalu.  Setelah itu, akan ada semburat pelangi indah yang menanti jika saya bisa bertahan dalam guncangan badai.

 

Here is the kicker, disaat saya bisa melewati badai yang dahsyat, I won’t be the same person who walked in. That’s what this storm’s all about. Be thankful for the hard storm, they can only make me stronger.

 

When life has no storms and mind is at ease, I will never get to know my true strength. It is only when I am challenged to the core that I go beyond my limits and that’s when I realize that I have limitless potential.

 

There are times in my life that I think I might face a very tough challenge. It appears so big that I feel I will never be able to go past it.  If I  hold the line and use the power of my mind, keep my  trust and hold on to my faith, I will be able to make it to the other side.  It is when I reach to the other side, I can finally find a new me, an upgrade version of me.

 

I should never set a limit for my mind. When I face any challenge with  an unreserved mind, I  will find my unexplored potential.

 

Dear me, kadang kamu harus melawan arus karena keterbatasan adalah kekuatan.

 

“You’ll learn, as you get older, that rules are made to be broken. Be bold enough to live life on your terms, and never, ever apologize for it. Go against the grain, refuse to conform, take the road less traveled instead of the well-beaten path. Laugh in the face of adversity, and leap before you look. Dance as though everybody is watching. March to the beat of your own drummer. And stubbornly refuse to fit in.”

Unknown

 

15th of June, 2022

 

 

Bagikan ini:
error: Content is protected !!