“It’s your discipline that shapes your future, not just your dreams.”
Pertanyaan polos Chloe saat itu menjadi pembuka mata bagi diri sendiri bahwa kadang saya juga harus belajar bersabar.
Kehadiran dan pertanyaannya membuat saya merenung, begitu pula kata-kata saya bagi dirinya. Dari sisi yang berbeda, kami saling belajar.
Di sebelah saya duduk Lia, teman semasa kuliah di London. Ia adalah designer tas yang telah lama menekuni usaha export dan di Indonesia karyanya sudah dipakai oleh artis serta kalangan papan atas.
Lia sendiri telah mengidolakan Mr Rafe sejak zaman kuliah. Ia mengikuti karyanya dan mengagumi cara Mr Rafe membawa budaya local Filipina ke panggung global.
Sementara saya, baru hari ini merasakan kekaguman itu secara langsung. Duduk di samping Lia, saya terbawa suasana dan mulai memperhatikan detail, visi serta ketekunan yang terpancar dari setiap karya Mr Rafe.
Melihat process dan konsistensi yang Mr Rafe paparkan di presentasinya, saya melihat sesuatu yang sederhana tapi penting.
Disiplin ternyata bukan hanya soal aturan tapi tentang terus melangkah dengan tekun setiap hari.
“Talent opens the door, discipline keeps you inside.”
Part 17.

