0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“A hero is no braver than an ordinary man, but he is brave five minutes longer.” – Ralph Waldo Emerson

 

Saya, Mbak Ayu, dan Lia melangkah keluar dari airport, menghirup udara Siem Reap yang hangat dan penuh cerita. Kota ini bernapas dalam irama yang berbeda, angin membawa bisik sejarah dan debu jalanan menyimpan jejak para tourist yang datang mencari makna.

 

Saya mengajak salah satu anggota team, Lia, untuk menemani sebagai exhibitor di Cambodia. Ini adalah pertama kalinya ia menginjakkan kaki di Cambodia, dan terlihat ada gemuruh di matanya, gugup yang samar, tapi juga cahaya semangat yang hangat.

 

Tak jauh dari hotel, sebuah toko souvenir menarik perhatian. Setelah check-in, kami menyeberang untuk sekadar melihat-lihat. Mata saya tertuju pada sebuah poci ceramic mungil dan jemari mulai menelusuri garis biru yang melingkar lembut di permukaannya.

 

Ada sesuatu yang menenangkan dari bentuknya yang sederhana. Tapi setelah beberapa saat, saya memutuskan untuk tidak membelinya. Mungkin hanya keinginan sesaat lalu meletakkannya kembali di rak dan melangkah keluar.

Begitu memasuki kamar hotel, barulah menyadari sesuatu bahwa tidak ada gelas di sini. Dan saya tidak bisa melewati hari tanpa segelas tea hangat hingga selalu membawa kettle listrik sendiri, tapi kali ini, saya lupa membawa gelas.

 

Tanpa ragu, Lia berkata, “Saya kembali ke toko yang tadi untuk membeli teko dan cangkir tadi, Bu.”Saya menatapnya, sedikit terkejut. Baru beberapa jam lalu ia menapaki tanah asing ini untuk pertama kalinya. Kini, tanpa ragu atau gentar, ia menawarkan diri untuk pergi sendiri.

 

Hati saya hangat, bukan karena tea, tapi karena  keberaniannya melangkah di negeri yang asing, tanpa ragu, hanya berbekal niat sederhana untuk menolong tanpa diminta. Ada keberanian yang lahir dari ketulusan, dan di malam itu, di sudut kota yang belum dikenalnya, ia menemukannya dalam dirinya sendiri.

 

“It is not the strength of the body that counts, but the strength of the spirit.” – J.R.R. Tolkien

Part 1.

Bagikan ini:
error: Content is protected !!