“Different steps can still lead us to the same place.”
Setelah Sophie akhirnya bangun, saya naik ke lantai atas. Chloe sudah lebih dulu berada di dapur, masih dengan rambut sedikit berantakan sambil menuangkan air ke gelasnya.
Dari lantai atas terdengar langkah Nigel menuruni tangga duluan. Rumah perlahan mulai dipenuhi suara kecil yang tadi belum ada.
Pintu dibuka, kursi digeser dan sesekali terdengar suara mereka saling memanggil. Saya ikut menyusul turun ke bawah dan berdiri di dekat meja makan sambil menyiapkan sarapan.
Saya melihat mereka satu per satu. Tiga anak dengan kebiasaan, kesibukan dan cara masing-masing untuk memulai hari. Mungkin memang begitu kehidupan.
Kita bisa berada di rumah yang sama, menjalani pagi yang sama tetapi tetap melihat hari dari sudut pandang yang berbeda. Ternyata tidak harus selalu sama untuk bisa berjalan bersama.
Seperti pagi itu. Nigel sudah sibuk dengan urusannya, Chloe menikmati sarapannya dan Sophie masih berusaha membuka matanya sepenuhnya. Saya hanya tersenyum melihat semuanya.
Masing-masing punya langkah sendiri tetapi untuk beberapa waktu, langkah-langkah itu tetap bisa bertemu di meja makan yang sama.
“Life brings different people together, even when their paths are not the same.”
Part 21.

