0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“Sometimes, the most beautiful alignments happen when each part stays true to itself.”

 

Michael masih berdiri dalam diam, membiarkan bayangan bangunan itu jatuh di wajahnya. Saya menyandarkan tubuh sejenak pada pagar logam yang hangat disentuh matahari. Di kejauhan, langit biru bersih seolah memberi ruang untuk berpikir lebih luas dan lebih dalam.

 

“Let’s go,” kata saya akhirnya, setengah berbisik. Kami berjalan perlahan menuju toko keju local, tempat aroma susu tua dan kayu memenuhi udara. Rak-raknya dipenuhi pilihan yang membawa cerita panjang dan memiliki rasa dengan accentnya sendiri.

 

Kami memilih beberapa potong: Allgäuer Emmentaler dengan signature holes-nya, Tilsiter yang dengan rasa nutty yang unik, Limburger dengan  aromanya yang menusuk tajam, Butterkäse yang selembut butter, dan Rauchkäse yang menyimpan aroma asap yang semerbak.

 

Selesai berbelanja, langkah kami berbelok menuju Rheinpark. Tapi sebelum sampai ke sana, kami menyeberangi Dreiländerbrücke, jembatan yang memeluk tiga negara sekaligus: Jerman, Prancis, dan Swiss dan membentang dengan tenang di atas Sungai Rhein.

 

Kami berjalan pelan, hanya suara angin yang menyinggung sela-sela pagar besi dan langkah kami yang bergema pelan. Di titik tengah jembatan, saya berhenti. Menatap ke arus air yang mengalir tanpa passport, tanpa izin tinggal dan tanpa peduli bendera mana yang dikibarkan di tepinya.

 

“Look, it’s so beautiful,” bisik saya. Michael menoleh. Tatapannya tenang, mengangguk sedikit. Saya termenung. Batas, kadang hanya garis di peta. Tapi hidup… hidup selalu mencari cara untuk mengalir, untuk menyatu, untuk berpindah dari satu sisi ke sisi lain tanpa kehilangan jati diri.

 

Dreiländerbrücke berdiri justru karena adanya perbedaan. Tapi di situlah kekuatannya tumbuh, sama seperti kita. Tak harus seragam untuk bisa berjalan berdampingan karena harmony tidak selalu berarti sama, kadang justru berarti saling memberi ruang untuk tetap berbeda, tapi tetap bersama.

 

“Harmony isn’t always a melody sung in one voice. Sometimes, it’s the quiet space between two notes that makes the whole piece come alive.”

Part 25.

 

Bagikan ini:
error: Content is protected !!