0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

Erin Brockovich terlahir dengan nama Erin Pattee. Ia lahir pada 22 Juni 1960 di Lawrence, Kansas. Nama “Brockovich” diambil dari nama belakang mantan suaminya, tapi wanita berambut pirang ini lebih dikenal dengan nama tersebut. Erin Brockovich merupakan sosok advokat dan aktivis lingkungan hidup yang banyak memberikan inspirasi bagi masyarakat dunia.

 

Anak termuda dari pasangan jurnalis Betty Jo dan lulusan teknik industri (sekaligus pesepak bola) Frank Pattee ini mengawali hidupnya dengan cukup sulit. Saat masih berusia dini, dokter mendiagnosis Erin mengalami disleksia. Gangguan tersebut membuatnya sulit menyerap pelajaran sehingga Ia tidak termasuk dalam kategori murid yang sangat baik.

 

Dengan kesulitannya tersebut, banyak orang yang meremehkan Erin dan menilai dirinya tidak bisa melakukan banyak hal. Namun, Erin yang semakin dewasa kemudian berhasil membuktikan pada dunia bahwa Ia mampu melakukan banyak hal yang bermanfaat dan menjadi semakin percaya diri.

 

Erin menempuh pendidikan bukan dalam bidang lingkungan hidup. Setelah lulus dari Lawrence High School, Ia melanjutkan studinya di Kansas State University di Manhattan, Kansas, dan lulus dengan gelar Associate in Applied Arts pada tahun 1980 dari Wade College di Dallas, Texas.

 

Jalur pendidikan yang Ia tempuh sama sekali tidak berhubungan dengan profesi yang digelutinya saat ini, yang mana selalu berkutat dengan isu-isu lingkungan dan hukum. Erin bahkan pernah memenangkan kontes kecantikan Miss Pacific Coast, tetapi Ia menyadari bahwa kontes kecantikan bukanlah passionnya.

 

Awal mula Erin terjun sebagai aktivis lingkungan adalah ketika Ia bekerja sebagai juru arsip di sebuah firma hukum kenalannya, pengacara Edward L. Masry (disingkat Ed). Ia mengenal pengacara tersebut saat dirinya terlibat dalam kecelakaan parah yang mengharuskannya mendapat operasi di leher. Kecelakaan itu dialaminya setelah Erin bercerai dari suami keduanya, Steve Brockovich.

 

Sebelumnya Erin pernah menikah dengan Shawn Brown pada April 1982. Dari hasil pernikahan itu, Erin dan Shawn memiliki dua orang anak, Matthew dan Katie. Sayangnya, pernikahan tersebut tidak berlangsung lama. Mereka bercerai pada tahun 1987 dan Erin kembali menikah pada tahun 1989 dengan Steve Brockovich. Setahun kemudian Erin bercerai dengan Steve, tepat saat Ia tengah mengandung anak ketiganya, Elizabeth.

 

Dalam kasus kecelakaan yang dialami Erin, Ia menggunakan jasa pengacara Ed dan mereka berhasil memenangkan gugatan. Namun, uang penyelesaian yang didapat tidak banyak sehingga tidak bisa mencukupi kebutuhan keluarga Erin yang saat itu berstatus single mom. Akhirnya Ed memberikan pekerjaan di firmanya karena tidak tega melihat kondisi Erin.

 

Suatu hari, saat sedang mengumpulkan dokumen untuk kasus real estate yang melibatkan perusahaan raksasa Pacific Gas & Electric (PG&E), Erin menyadari ada kejanggalan dalam kasus tersebut. Ia pun meminta izin pada Ed untuk menyelidikinya lebih lanjut meski Ia tidak memiliki latar belakang sains.

 

Dari hasil penyelidikannya tersebut, Erin mendapati fakta bahwa perusahaan tersebut telah menyebabkan sumber air minum di kota Hinkley, California, tercemar oleh bahan kimia yang digunakan perusahaan tersebut. Setelah tiga tahun berjuang (1993-1996), Erin dan firma Ed Masry akhirnya memenangkan gugatan dan mendapat dana penyelesaian sebanyak $333 juta dolar US, jumlah terbesar di US sepanjang sejarah kasus semacam itu.

 

Dari sejak itulah Erin jadi tertarik pada kasus-kasus lingkungan hidup. Bekerja sama dengan Ed, Erin ikut berpartisipasi dalam gugatan-gugatan anti polusi lainnya. Hingga kini pun Ia masih berkutat dengan laporan polusi dan masalah perangkat medis yang dicurigai berpengaruh pada kesehatan banyak orang. Banyak pula kasus-kasus yang dimenangkannya.

 

Erin dan kisah hidupnya tersebut kemudian diangkat menjadi sebuah film yang ditayangkan pada tahun 2000. Film dengan judul namanya sendiri, Erin Brockovich, diperankan oleh Julia Roberts sebagai pemeran utama. Film ini terbilang sukses dengan memperoleh lebih dari $250 juta dolar US dan menerima banyak penghargaan.

 

Kisah hidup Erin membuatnya dikenal sebagai tokoh penting yang memperjuangkan isu-isu lingkungan. Kegigihannya dalam memperjuangkan pun sangat perlu diacungi jempol. Apa yang sudah dilalui Erin dapat sangat menginspirasi banyak orang, terutama generasi muda.

 

Pesannya pada masyarakat adalah bahwa dengan melakukan sesuatu yang paling disukai, maka perubahan dapat tercipta. Ia berharap bahwa masyarakat dapat lebih peka terhadap isu-isu lingkungan yang terjadi disekitarnya serta turut memberi uluran tangan mereka karena dunia ini membutuhkan lebih dari satu sosok seperti Erin Brockovich.

 

Erin Brockovich Erin Brockovich Erin Brockovich Erin Brockovich Erin Brockovich Erin Brockovich

Bagikan ini:
error: Content is protected !!