0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“Kindness is like an echo, it always finds its way back.”

 

Kami masih menyimak ceritanya yang mengalir penuh antusiasme. Ada sesuatu yang menenangkan dalam caranya berbicara, sungguh tulus, hangat, seolah kami bukan sekadar tamu yang baru ditemuinya, melainkan kawan lama yang datang dari jauh.

 

“Thank you,” saya akhirnya berkata, menyelipkan senyum. Chloe, yang berdiri di samping saya, menatap pria itu dengan rasa ingin tahu khas anak-anak. “Apakah night market-nya dekat, Sir?” tanyanya ringan.

 

Pria itu mengangguk cepat. “Oh, dekat sekali! Banyak orang jalan-jalan dan membeli makanan. Kalian harus coba mango sticky rice. Manis dan enak sekali!” Lalu, seakan mengingat sesuatu, ia berbalik, membuka laci di bawah meja, dan mengeluarkan sebuah wadah kecil dari plastic bening.

 

“Oh! Saya punya ini. Mango sticky rice buatan istri saya.” Tatapannya hangat saat menyodorkannya kepada kami. “Hanya satu, tapi saya yakin dia akan senang kalau saya berbagi dengan my sister dari Indonesia dan putrinya.”

 

 

Saya terdiam sejenak, meresapi ketulusan di balik ucapannya. Chloe melirik saya sebelum dengan ceria berkata, “Terima kasih, Sir!” Pria itu tertawa kecil. “Kamu pasti suka!”

 

Ada kebahagiaan sederhana dalam pertukaran ini, sesuatu yang lebih dari sekadar makanan. Ini adalah moment kecil yang mengingatkan bahwa di antara lautan wajah asing, selalu ada tangan yang terbuka untuk berbagi, bukan karena diminta, tetapi karena hatinya begitu lapang.

 

Kebaikan ternyata seperti gema, ia memantul, mengalun, lalu kembali kepada siapa pun yang mengirimkannya. Dan kali ini, keramahan Chloe berbalas keramahan yang berpendar kembali padanya, seperti riak kecil di permukaan air, meluas perlahan, tanpa pernah tahu di mana akan berakhir.

 

“A single act of kindness throws out roots in all directions, and the roots spring up and make new trees.” – Amelia Earhart

Part 6.

Bagikan ini:
error: Content is protected !!