“Don’t panic, because everything is probably all right, and if it’s not, panicking will make it worse.” Emily Barr
Manila Fame adalah salah satu pameran terbesar di Asia untuk design dan lifestyle. Para seniman dari Filipina sejak dahulu ahli dalam memadukan unsur tradisional dan modern dalam setiap design sehingga menempatkan mereka sebagai salah satu pemain utama dalam kancah seni global.
Hari itu saya, Chloe dan Lia menuju airport setelah mengikuti Manila Fame tradeshow. Sesampai di NAIA airport, kami bertiga langsung menuju ke check in desk. Staff airlines memberitahu bahwa koper Lia melebihi batas berat yang ditentukan walaupun sudah digabungkan dengan kuota bagasi dari saya.
“ Total berat hanya bisa maksimal 6 kilo.” Berkata dengan tegas terlihat tak bisa dirayu untuk meloloskan bagasi sembari menunjuk salah satu koper dari Lia.
“Total berat koper kosongnya saja sudah 4 kilo berarti hampir semua isinya harus dikeluarkan ?” Saya langsung panik.
Lia terlihat panik namun bisa menguasai suasana dan akhirnya kami mencoba memindahkan salah satu dari isi kopernya. Setelah disebar di koper kabin kami bertiga, namun tetap masih ada setumpuk barang yang tidak tahu harus di kemanakan.
Chloe mengambil key ring dan dipasangkan semua di tas ranselnya dan setumpuk kalung ia lilitkan ke lehernya sembari tertawa cekikikan. Lia menaruh aksesoris lain ke tangan dan lehernya dengan tenang. Saya ikut mengikat hiasan pintu dengan tali layaknya gantungan kunci di tas.
Kami saling melihat dandanan kami yang terlihat seperti ‘alat display aksesoris berjalan’ dan tertawa lepas dengan nada lega karena akhirnya berhasil mengatasi masalah.
Jika teringat kembali kisah tersebut membuat saya tersenyum sendiri. Kisah lucu yang menunjukkan bagaimana Lia dan Chloe berhasil mengatasi masalah dengan calm. True, trying to calm in a stressful situation is the first step towards solving it.
“One of the best lessons you can learn in life is to master how to remain calm. Calm is a super power.” Bruce Lee

