0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“Growing love understands that closeness does not need pressure to exist.”

 

Saya memandang mereka satu per satu, merasakan sesuatu mengetuk halus di dalam diri. Sebuah pengingat sunyi bahwa saya pun masih terus belajar tentang menunggu, hadir dan mencintai dengan lebih sabar.

 

“True, tidak semua orang butuh jawaban yang cepat. Kadang mereka hanya butuh waktu. Selama kita tidak pergi, mereka tahu mereka tidak sendirian.” Sophie mengangguk pelan. “So love is waiting too, Mama?”

 

Saya terdiam sejenak, lalu tersenyum. “Iya, sayang. Love is not only staying. Love is also knowing when to give space.”

 

Ketiganya saling menatap, seolah menemukan sesuatu yang baru tapi terasa masuk akal. Nigel berkata pelan, “So we stay… but we also let them breathe?”

 

Saya mengangguk. “Iya, sayang. Karena kadang yang paling dibutuhkan saat itu  bukan kata-kata atau pelukan, tapi tahu bahwa seseorang tetap ada di sana, even when we need a little quiet.”

 

Chloe memeluk bonekanya lebih erat. “I think I can do that.” Sophie tersenyum kecil. “Me too.”

 

Sore itu ada pelajaran baru dari anak-anak saya sendiri. Tentang kehadiran dan ruang, menemani tanpa menekan dan menunggu tanpa menghilang. Kadang itulah bentuk cinta yang paling dewasa.

 

“Love learns when to lean in and when to step back, without ever leaving.”

Part 9.

Bagikan ini:
error: Content is protected !!