0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“With time and patience, the mulberry leaf becomes silk.” – Chinese proverb

 

Langit siang begitu terik, udara terasa menekan hingga napas pun seolah berat. Saya melangkah keluar perlahan lalu duduk di bangku kayu yang dingin, menempel pada pagar bengkel yang terbuka setengah.

 

Aroma oli bercampur asap rokok, ditambah denting gelas kopi dari dalam, membuat suasana semakin pekat. Udara panas bercampur aroma besi dan keringat, memberi kesan bahwa waktu pun enggan beranjak.

 

Beberapa pekerja kembali bercakap-cakap, seperti tidak ada apa-apa. Dari kejauhan, saya menatap mobil saya sendiri, berharap dengan pandangan saja masalah bisa reda.

 

Matahari tetap sama, tapi siang ini saya merasakan udara lebih panas. Waktu saat itu bergerak dengan caranya sendiri, tanpa peduli pada dada saya yang sesak menunggu kepastian.

 

Saya menghitung deretan mobil yang antre, seolah dengan angka bisa menebak berapa lama lagi hingga giliran akan datang.

 

Perlahan kepanikan saya mereda, berganti dengan penerimaan bahwa tidak semua hal bisa dipaksa selesai seketika.

 

Menunggu ternyata bukan selalu berarti terjebak. Kadang menunggu justru menjadi ruang untuk belajar menundukkan diri pada waktu dan menemukan keteguhan di tengah hal-hal yang belum pasti.

 

“Waiting is not mere empty hoping. It has its own form of action.” – Henri Nouwen

Part 30.

Bagikan ini:
error: Content is protected !!