0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“Sometimes being lost is how we learn to look.” – Rebecca Solnit

 

Langit siang itu nyaris tanpa awan dan udara membawa aroma daun-daun yang menua di ladang sekitar. Dari kejauhan, suara ayam berpadu dengan dengung serangga, membentuk ritme yang menenangkan di tengah sunyi pedesaan.

 

Mungkin kalau bukan karena tersesat, kami tidak akan pernah sampai di tempat ini. Tidak akan tahu wujud tembakau yang masih menggantung atau betapa segar dan manis alaminya air legen dari pohon siwalan ini.

 

Jalan yang tadinya terasa salah ternyata justru membawa kami pada sesuatu yang tak kami cari, tetapi ternyata kami butuhkan.

 

Saya menatap lagi daun tembakau yang tergantung di bawah atap rumah itu, seolah sedang menunggu giliran untuk berubah. Sophie duduk diam dengan gelas plastic yang sudah kosong, menyisakan sedikit rasa manis di bibirnya.

 

“Funny, mama,” katanya pelan. “We got lost, but we found this peaceful vibe instead.” Saya tersenyum dengan pandangan masih pada daun-daun yang berayun pelan diterpa angin

 

Ada keindahan dalam tersesat, rupanya. Kadang kita perlu keluar dari arah yang biasa untuk bisa melihat hal-hal sederhana dengan cara baru. Mungkin hidup memang seperti itu.

 

Tidak semua peta membawa kita tepat ke tempat yang kita tuju. Beberapa hanya menuntun untuk berhenti sebentar, meneguk sesuatu yang manis dan belajar dari hal-hal yang diam seperti daun yang sedang menunggu angin.

 

“Life has its own rhythm. Trust that even the detours have purpose.”

Part 46.

 

 

Bagikan ini:
error: Content is protected !!