Enam dari tujuh jenis penyu di dunia ternyata berada di perairan Indonesia. Tidak dipungkiri Indonesia merupakan negara yang memiliki keanekaragaman hayati terbesar di dunia. Tidak hanya memiliki flora dan fauna di darat, tetapi juga memiliki beragam biota di lautan. Salah satu biota laut yang berada di perairan Indonesia adalah penyu.
Penyu adalah kura-kura laut yang menghabiskan waktunya di laut. Hewan ini akan melakukan perjalanan ke pantai ketika waktunya bertelur. Penyu merupakan salah satu hewan purba yang masih bertahan hidup sampai sekarang. Penyu dikenal sebagai spesies hewan yang memiliki masa hidup panjang, mencapai lebih dari 100 tahun.
Terdapat tujuh jenis penyu yang masih bertahan di dunia. Dari tujuh penyu tersebut enam diantaranya berada di perairan Indonesia, hanya Penyu Kemp’s ridley yang tidak pernah di temukan di perairan Indonesia. Berikut daftar enam penyu yang berada di perairan Indonesia.
- Penyu Hijau (Chelonia mydas)
Termasuk jenis penyu yang paling sering ditemukan dan hidup di laut tropis. Nama penyu hijau didapat dari warna lemak yang terletak di bawah cangkangnya yang berwarna hijau. Sedangkan warna tubuhnya berwarna cokelat gelap atau abu-abu kehitaman.
Ciri penyu hijau ini memiliki bentuk kepala yang kecil dan bentuk moncongnya yang pendek. Saat masih menjadi tukik (anak penyu), penyu ini termasuk dalam omnivora yang memakan segala jenis makanan. Setelah dewasa, ia akan berubah menjadi herbivora, hanya memakan tumbuhan. Perubahan ini terjadi secara bertahap.

Chelonia mydas
- Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata)
Merupakan jenis penyu yang dapat ditemukan di beberapa perairan Indonesia, seperti di perairan bagian timur Indonesia. Nama penyu sisik didapat dari tumpang tindihnya sisik yang dimiliki seperti sisik ikan sehingga dikenal dengan sebutan penyu sisik.
Penyu ini memiliki bentuk paruh yang melengkung dengan bagian atas yang menonjol seperti paruh burung elang. Makanan penyu sisik ini adalah spons laut, alga, cnidaria, ctenophora, dan juga ubur-ubur.

Hawksbill Turtles Eretmochelys imbricata
- Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea)
Penyu ini sekilas mirip dengan penyu hijau, hanya saja bentuk kepalanya lebih besar dan tempurungnya lebih langsing. Penyu lekang biasa memakan invertebrata, ubur-ubur, bivalvia (kerang-kerangan), landak laut, udang, kepiting, dan cacing sipunculid.
Penyu ini dapat ditemukan bertelur di pesisir selatan kepulauan Indonesia, seperti pantai selatan Bali.

Lepidochelys olivacea
- Penyu Belimbing (Dermochelys coriacea)
Penyu belimbing merupakan jenis penyu yang paling besar ukurannya di dunia. Dengan berat tubuhnya mencapai 500 kg dan panjangnya bisa mencapai 180 cm. Penyu belimbing hidup di perairan Indonesia bagian timur dan Kepulauan Solomon.
Penyu ini berwarna gelap dan memiliki bintik putih di sekujur tubuhnya. Bentuk cangkangnya memiliki garis-garis seperti buah belimbing, sehinnga penyu ini dikenal dengan sebutan penyu belimbing.

Dermochelys coriacea
- Penyu Pipih (Natator depressus)
Nama penyu pipih berasal dari bentuk tempurung atau cangkangnya yang lebih pipih dibandingkan dengan jenis penyu lainnya. jenis penyu ini dikenal juga dengan nama Flatback Turtle karena memiliki sisik yang rata dan sedikit melengkung di sisi bagian luar.
Penyu ini mengonsumsi berbagai organisme, seperti lamun, invertebrata laut, moluska, udang, ubur-ubur, ikan, dan makhluk laut lainnya yang bertulang lunak.

Natator depressus
- Penyu Tempayan (Caretta caretta)
Penyu tempayan merupakan jenis penyu terbesar kedua, setelah penyu belimbing. Rata-rata ukuran panjang tubuh penyu ini bisa mencapai lebih dari 90 cm dengan berat tubuhnya bisa mencapai 200 kg.
Penyu tempayan memiliki warna tempurung coklat kemerahan, bentuk kepala yang besar dan rahang yang kuat jika dibandingkan dengan penyu jenis lainnya. Penyu ini biasa memakan bivalvia (kerang-kerangan), udang, kepiting, sponges, koral, teripang hingga bintang laut.

Caretta caretta
Mengenal jenis-jenis penyu yang berada di perairan Indonesia akan menambah pemahaman bahwa Indonesia memang memiliki kekayaan biota laut yang luar biasa. Namun, kekayaan tersebut akan punah bila tidak memiliki kesadaran untuk menjaga dan melestarikannya. Oleh karena itu, semua pihak perlu bersama-sama menjaga populasi penyu-penyu tersebut. Agar keberadaan enam dari tujuh jenis penyu di dunia yang berada di perairan Indonesia tetap hidup.


