0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

Sweater Frances Austen memberikan angin sejuk. Kabar yang menggembirakan itu bagaikan angin sejuk bagi para penggemar sweater yang juga peduli akan lingkungan. Seperti yang kita ketahui, pakaian yang bisa bertahan lama adalah apa yang seharusnya kita cari dalam pakaian, bahkan jika itu berarti kita harus berinvestasi di muka. Ketika Margaret Coblentz meninggalkan industri mode cepat pada tahun 2016, dia benar-benar kelelahan. Dia tidak tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya, tetapi dia yakin akan satu hal . Dia tahu bahwa ia tidak mungkin kembali bekerja untuk para pengecer perusahaan mana pun. Sudah waktunya untuk jalan baru dan mengganti haluan yang berbeda dengan yang sebelumnya.

 

Begitulah awal lahirnya merek Frances Austen yang berbasis di San Francisco, Amerika Serikat. Koleksi sweater kasmir yang sadar lingkungan ini adalah antitesis dari dunia Coblentz sebelumnya. Dunia dimana dunia mode cepat berada. Dalam dunia barunya ia berupaya untuk menggunakan kain alami terbaik untuk menciptakan produk yang ia  harapkan akan bertahan seumur hidup.

 

Sweater yang dibuatnya merupakan kasmir buatan Mongolia. Tentunya kita semua tahu bahwa Mongolia adalah sumber di mana hampir semua kasmir berasal. Kemudian sweater ini dipintal di Italia oleh produsen kasmir terkenal yaitu Cariaggi. Perusahaan ini memegang sertifikasi ISO 14001 untuk  wol yang berkelanjutan dan merupakan anggota pendiri CCMI, sebuah kelompok yang mewakili akuntabilitas dan keberlanjutan di produksi pakaian kasmir. Setelah dipintal di Italia, kain tersebut terbang menuju Skotlandia dan di sana kain tersebut dijahit menjadi pakaian oleh Johnstons of Elgin.

 

Sweater Frances Austen Yang Sangat Ekslusif

Seperti yang dapat Anda bayangkan, memiliki rantai pasokan seperti itu tidak membuat sweater  ini menjadi murah. Mulai dari $ 395 untuk sweter Reversible V hingga $ 595 untuk kardigan ukuran panjang. Coblentz menerangkan kepada Treehugger bahwa ia membenarkan harga yang tinggi – khususnya yang membuat mengapa pelanggan memilih sweter Frances Austen.

 

Namun Anda mungkin agak heran karena kata ‘berkelanjutan’ tidak pernah muncul di situs web Frances Austen. Ini karena nada frustrasi dari Coblentz dengan ketidakjelasan apakah arti sebenarnya dari keberlanjutan tersebut. Sebaliknya, dia lebih memilih untuk menerangkan secara spesifik tentang praktik dan sertifikasi yang dilakukan oleh mereknya. Salah satunya adalah biodegradabilitas 100 persen. Meskipun ini tidak biasa dirujuk di dunia mode, itu adalah sesuatu yang patut di perhitungkan karena kesadaran akan polusi mikroplastik pada pakaian.

 

Sweater Frances Austen Pilihan Tepat Untuk Yang Peduli akan Bumi

Tagline Frances Austen adalah “Kami membuat pakaian untuk selamanya,” yang sangat kita hormati. Jika kita ingin meningkatkan kebiasaan fashion kita, maka kita harus memakai barang berulang-ulang – dan semakin lama kita melakukannya, semakin kecil jejak keseluruhan sweater dan harga per pakaiannya. Jadi, semakin bertahan lama sesuatu barang, semakin baik investasinya untuk jangka panjang.

 

Logika yang sama berlaku untuk kondisi kerja. Jika kita ingin tahu bahwa pakaian kita tidak dibuat dalam kondisi seperti dalam dunia perbudakan, kita harus rela membayar lebih untuk itu, apalagi jika kita dapat memakai pakaian itu selama bertahun-tahun.

 

Tidak semua orang dapat membeli sweater Frances Austen, tetapi merupakan latihan yang bermanfaat untuk bertanya pada diri sendiri berapa banyak $ 25 sweater telah dibeli dalam 10 tahun terakhir atau lebih, dan apakah itu bisa diganti dengan satu buah sweater Frances Austen saja.

 

sweater frances austen sweater sweater frances austen sweater sweater frances austen sweater sweater frances austen sweater

Bagikan ini: