0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

Film Blood Diamond adalah sebuah film yang diproduksi pada tahun 2006 silam, disutradarai oleh Edward Zwick. Salah satu pemeran dalam film ini adalah artis Hollywood kenamaan, yaitu Leonardo DiCaprio. Di balik alur ceritanya yang penuh dengan konflik, film ini ternyata menjadi salah satu yang mengilhami seorang Leonardo DiCaprio untuk menjadi aktivis lingkungan.

 

Film ini merupakan sebuah kisah nyata yang diangkat ke dalam layar kaca. Sesuai dengan judulnya yang juga serupa dengan kisah blood diamond, yaitu istilah yang digunakan untuk merujuk pada berlian yang ditambang di zona perang dan dijual untuk membiayai konflik, seperti pemberontakan, penyerangan upaya perang tentara, atau kegiatan panglima perang. Dengan demikian, panglima perang dan perusahaan berlian di seluruh dunia akan mendapat keuntungan dari hal itu.

 

Kisah tersebut diambil dari konflik penambangan berlian yang terjadi pada tahun 1991-2002 di benua Afrika, khususnya di negara Sierra Leone. Dampak yang ditimbulkan konflik tersebut sangatlah besar sehingga negara-negara besar pun membuat kesepakatan untuk tidak memanfaatkan kekayaan apapun dari wilayah konflik. Namun, tangan-tangan jahil yang berusaha menyelundupkan berlian dari Afrika masih saja terus terjadi, bahkan ada yang sampai rela mengorbankannya nyawanya.

 

Diceritakan dalam film ini betapa banyak orang yang mengesampingkan segalanya hanya demi mendapatkan berlian agar mendapat keuntungan sebesar-besarnya. Mereka hingga tega membunuh orang-orang yang menghalangi niatnya menguasai tempat penambangan berlian yang lebih besar. Akibatnya, banyak anak-anak yang terpisah dari keluarganya atau bahkan menjadi yatim piatu karena orang tuanya dibunuh oleh sekelompok pemberontak yang membelot dari misi pemerintah dan menciptakan perang di kotanya sendiri, Sierra Leone, Afrika.

 

Keadaan yang menggambarkan betapa tercabik-cabiknya sebuah negara oleh perjuangan antara loyalis pemerintah dan pasukan pemberontak dapat disaksikan lewat film ini. Inilah yang kemudian menjadi salah satu sumber motivasi bagi Leonardo DiCaprio untuk menjadi aktivis lingkungan, apalagi saat Ia bekerja dan berinteraksi dengan 24 anak yatim piatu di Maputo, Mozambique, saat proses pembuatan film Blood Diamond.

 

Kecantikan berlian memang sangat tak terelakkan. Banyak orang yang terpesona dan tergila-gila ingin memilikinya sehingga batu mulia ini dibanderol dengan harga yang sangat tinggi. Sayangnya dibalik kecantikan nan anggunnya, berlian didapat dengan melewati proses pilu yang menyayat hati, salah satunya adalah seperti yang dikisahkan dalam film Blood Diamond.

 

Fakta lain yang perlu diketahui dari penambangan berlian adalah bahwa Ia dapat menyebabkan kerusakan lingkungan. Seperti yang terjadi di Angola, Afrika Selatan, sebuah abad penambangan berlian yang dilakukan secara sembrono telah menyebabkan banyak korban di lingkungannya. Proses tambang yang tidak bertanggung jawab telah mengakibatkan erosi tanah, deforestasi, dan memaksa penduduk setempat untuk mencari tempat tinggal baru.

 

Lebih ekstrimnya, penambangan berlian dapat mengakibatkan keruntuhan seluruh ekosistem dan bumi kita tercinta dapat hancur dibuatnya. Bayangkan saja, untuk menemukan berlian kasar sebesar 1.0 karat saja perlu mengekstrak 1750 ton bumi dan permintaan konsumen untuk berlian yang lebih besar saat ini sedang meningkat. Artinya, akan lebih banyak lagi bagian bumi yang perlu diekstrak.

 

Ribuan lubang-lubang galian sisa tambang membuat lapisan atas tanah terus-menerus terkikis sehingga tidak dapat dihuni. Satwa-satwa liar lenyap dan tanah yang sebelumnya cocok untuk pertanian hanya akan menjadi ladang yang sepi. Lubang-lubang galian itu juga dapat menciptakan bencana kesehatan karena saat mereka diguyur hujan, airnya akan menggenang dan akhirnya menjadi sarang nyamuk malaria dan penyakit yang terbawa air lainnya.

 

Namun, hal-hal mengerikan tersebut dapat dihindari jika penambangan berlian dilakukan secara lebih bertanggung jawab dan lebih manusiawi. Bukan hanya mengutamakan keuntungan, melainkan mempertimbangkan pula dampak negatif yang ditimbulkan.

 

Hal itu pula yang mungkin disadari oleh Leonardo DiCaprio saat mendalami perannya di film Blood Diamond hingga membuatnya semakin mantap untuk lebih menjaga lingkungan. Meski peristiwa berdarah dari penambangan berlian telah lama berlalu, kita tentunya tidak ingin konflik seperti yang dikisahkan dalam film Blood Diamond kembali terulang.

 

blood diamond blood diamondblood diamond blood diamond blood diamond blood diamond

Bagikan ini: