0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“Speed can take us forward but stillness lets us arrive.”

 

Tak lama setelah pria tua itu kembali masuk ke bangunan kecil seperti kuil tadi, suasana di sekitar perlahan kembali sunyi. Saya masih duduk di tempat yang sama.

 

Jalanan mulai dipenuhi lebih banyak orang. Langkah kaki terdengar lebih sering, sesekali bercampur dengan bunyi lembut lampu penyeberangan di ujung jalan.

 

Anehnya, pagi itu tidak lagi terasa sibuk. Saya mulai menyadari bahwa kadang sebuah tempat baru benar benar terasa dekat bukan saat kita pertama kali datang tetapi saat kita berhenti terburu buru di dalamnya.

 

Kemarin saya melewati jalan ini hanya sebagai jalur menuju tujuan lain. Hari itu saya akhirnya melihatnya sebagai sebuah pagi, bukan sekadar jalan yang harus dilewati.

 

Bangunan tinggi di depan bagunanan mirip kuil masih diam seperti tadi. Pantulan cahaya di jendela kacanya perlahan berubah mengikuti matahari yang mulai naik.

 

Bahkan angin kecil yang lewat terasa lebih jelas saat tidak ada pikiran yang terus berlari mendahului langkah sendiri.

 

Kaleng chocolate di tangan saya sudah hampir kosong tetapi entah kenapa pagi itu terasa jauh lebih terasa dibanding kemarin.

 

“Rushing changes how quickly we arrive, not how deeply we experience.”

Part 11.

Bagikan ini:
error: Content is protected !!