“A man came to the Prophet and said, ‘O Messenger of God! Who among the people is the most worthy of my good companionship? The Prophet said: Your mother. The man said, ‘Then who?’ The Prophet said: Then your mother. The man further asked, ‘Then who?’ The Prophet said: Then your mother. The man asked again, ‘Then who?’ The Prophet said: Then your father. (Bukhari, Muslim).
“Ya Rasul, siapakah orang yang harus aku hormati di dunia ini.” Rasul menjawab, “Ibumu.” Kemudian dia bertanya lagi, “Lalu siapa?” Rasul menjawab, “Ibumu.” “Kemudian lagi, ya Rasul,” tanya orang itu. “Rasul menjawab, “Ibumu.” Lalu, laki-laki itu bertanya lagi; “Kemudian, setelah itu siapa, ya Rasul?” “Ayahmu,” jawab Rasulullah.
Bukhari, Muslim
“Kak, bolehkah berbagi info bagaimana agar bisa chat melalui akun Asrot ( akun registrasi izin edar BPOM untuk obat tradisional ). Sebelumnya terima kasih banyak. “ Terlihat pesan singkat dari salah satu teman muncul di inbox email pagi itu.
Ia adalah produsen natural oil dan salah satu produknya yang saya gunakan adalah tamanu oil yang mampu membuat wajah lembut bekerlapan layak bintang di langit. Semut pun akan tergelincir jika menumpang lewat di wajah.
“Assalamualaikum, pak. Aku tidak pakai asrot, tapi di akun chat BPOM untuk makanan.Antrinya lama dan mata harus melotot untuk memperhatikan kapan chat button-nya bisa diclick. Telat 1 detik saja, sudah didahului orang lain.” Saya mencoba share pengalaman dalam mengurus BPOM MD.
“Lamaaaa, pernah antri sampai 4 jam tapi yah mau bagaimana lagi. Kantor BPOM pusat lagi renovasi, chat hanya via online. Banyak doa dan sholat dhuha sebelum mulai chat dan sebaiknya sudah stand by di depan computer dari jam 8 kurang. Aku berdoa untuk diberikan kesabaran dan jari yang kuat untuk pencet-pencet button-nya. Kuncinya kesabaran tingkat tinggi dan doa. Aku sebelum mulai minta mamaku doain karena doa ibu kan langsung tembus ke Allah tanpa sekat.” Saya menambahkan.
“Baik akan saya coba saran dari kakak “Ia menjawab.
“Akan ada pelangi indah setelah hujan. Aku doakan terus karena kita teman seperjuangan. Aminnn” Saya mencoba memberikan semangat.
“Baik kakak, terima kasih atas supportnya, doa-doa baiknya dan sharingnya”
Gemericik suara air dari bak yang berisi puluhan lele terdengar sayup sayup sampai, layaknya lantunan piano membuat suasana temaram pagi terasa damai. Suara gemericik tersebut menemani saya di saat mencoba meresapi kembali makna doa seorang ibu.
Mengapa doa penting? Setelah saya resapi, doa adalah salah satu jalan saya sebagai hamba berkomunikasi verbal dengan Allah dan jalan untuk memohon pertolongan langsung kepada-Nya. Lalu mengapa doa ibu sangat powerful dalam setiap langkah saya?
Saya menyadari bahwa doa mama saya dan layaknya semua doa wanita yang merupakan seorang ibu adalah doa yang bisa menembus langit. Doa seorang ibu adalah termasuk dari tiga doa yang tidak akan di tolak oleh Allah.
Teringat kisah dari ibu dari Syeikh Abdurrahman bin Abdul Aziz As-Sudais. Beliau adalah Imam Masjidil Haram , Mekkah. Ibunya begitu meyakini bahwa ucapannya sebagai seorang ibu adalah doa. Ibunya selalu bertutur kata yang baik terhadap anaknya sejak kecil termasuk disaat amarah muncul tak terelakkan.
Salah satu contoh, disaat tangan mungil Syeikh Sudais kecil tiba-tiba menaburkan tanah yang dimainkannya ke atas makanan untuk para tamu yang akan berkunjung, rangkaian doa tetap keluar dari mulut ibunya. Sebagai seorang ibu, ia tetap memanjatkan doa ditengah amarah yang ditahan “Idzhab ja’alakallahu imaaman lil haramain yang artinya pergi kamu, biar kamu jadi Imam di Haramain”.
Kisah tersebut menjadi pengingat bahwa begitu dahsyatnya doa sebagai seorang ibu sehingga saya pun harus perlu berhati-hati dalam menjaga lisan.
Ketika Nigel, Chloe atau Sophie melakukan hal yang yang tidak saya inginkan, hendaklah saya mengatur tutur kata yang keluar dari mulut karena itu adalah bagian dari doa seorang ibu kepada anaknya.
Terima kasih kepada mama saya tersayang, tak pernah sekalipun ia melontarkan kalimat yang tak menyenangkan. Semua adalah rangkaian kata yang menawan dan menyejukkan sanubari.
Semoga saya perlahan bisa seperti mama, yang disetiap deru nafasnya selalu bermunajat kepada Allah untuk segala yang terbaik untuk saya, anaknya.
“Janganlah mendoakan keburukan atas diri kalian, janganlah mendoakan keburukan atas anak-anak kalian, janganlah mendoakan keburukan atas pembantu-pembantu kalian, janganlah mendoakan keburukan atas harta kalian, ketika bertepatan dengan waktu Allah menurunkan pemberian kepada kalian, sehingga doa kalian dikabulkan.”
H.R Abu Dawud
January 9th, 2022


