“When you genuinely applaud someone else’s success, you invite more success into your own life.” – Unknown
Hong Kong Convention and Exhibition Centre atau biasa di singkat HKCEC adalah salah satu gedung yang sering saya kunjungi selain Asia World Expo. HKCEC dengan atap yang mirip kepakan burung terletak di pusat kota, Wanchai dan menghadap ketiga penjuru dari Victoria harbour.
Sedari pagi saya dan mbak Yovi telah sibuk merapikan booth masing-masing hingga tak terasa waktu makan siang telah tiba.
“Mbak Yov, yuk kita cari lunch.” Saya menghampiri booth mbak Yovi.
“Ayo Sarah, kita ke bawah tapi titip booth dulu ke tetangga sebelah.”
Saat kami berjalan, di samping kiri terlihat booth aksesoris kulit ular dari Bali, Naputo dan tampak ownernya sedang kewalahan melayani pembeli yang berebutan membeli koleksinya, mulai dari tas, dompet hingga sepatu dengan aneka warna dan design.
Setelah lunch, pak Dewa masih kewalahan hingga akhirnya menutup boothnya sementara dengan kain.
“Pak Dewa hebat, buyernya sampai rebutan.”Mbak Yovi tersenyum.
“Keren, productnya langsung sold out.”Saya ikut tersenyum dan bertepuk tangan.
“Sengaja saya tutup kain agar bisa istirahat sebentar karena sedari pagi mereka sudah rebutan sampai saya tidak sempat minum dan makan.” Pak Dewa menjawab sembari menikmati sandwich dan air mineral dingin dengan tenang.
Saya dan mbak Yovi saling menatap dan berbalas senyum melihat kesuksesan pak Dewa. Saya merasa bersyukur mendapatkan teman perjalanan yang satu vibrasi seperti mbak Yovi karena tak terbersit sedikit pun rasa cemburu dari kami melihat keberhasilan pak Dewa.
Energi positive dan negative itu menular dan saling menguatkan yang berdampak pada kedamaian batin atau sebaliknya, terpuruknya batin. Oh well, in the journey of life, we shouldn’t envy when others succeed in life. What’s meant for them will become theirs and what’s for me will be mine.
“Embrace the success of others and let it motivate you to strive for your own goals. There is room for everyone to shine.” – Unknown

