0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

“Have patience. All things are difficult before they become easy.” Saadi

 

Chloe menatap panggung dan matanya tertuju pada setiap gerakan Mr Rafe, terutama saat ia menunjukkan bagaimana ia membuat sketsa beragam clutch dari kerang.

 

Setelah beberapa menit hening, ia menoleh ke saya. “Mama, why sometimes I can’t draw the bag nicely?” tanyanya pelan dengan suara yang lembut.

 

Saya mencondongkan badan sedikit dan tersenyum. “Chloe, kadang sabar itu seperti menunggu puto matang di kukusan. Kalau dibuka terlalu cepat, hasilnya akan bantat.”

 

“Ingat tidak dengan puto yang kita beli kemarin dan mama panaskan di apartment? Kita tunggu sampai hangat, baru rasanya pas dan lembut.”

 

Chloe menatap dengan matanya yang bulat dan serious. “So…. I have to wait like the puto?”

 

“Iya sayang” sambil menggenggam tangannya. “Gambar yang bagus dan puto yang empuk, semuanya butuh process.”

Chloe mengangguk pelan. Senyum kecil tersungging di bibirnya walau pun masih ditahan sedikit agar gigi susunya tidak terlihat jelas. “Okay, Mama. I’ll try to be like the puto waiting in the steamer.

 

“Slow growth is still growth. Patience carries its own reward.”

Part 16.

 

Bagikan ini:
error: Content is protected !!