0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

Costa Rica adalah negara yang terletak di Central Amerika, berbatasan dengan Nicaragua di bagian utara, Panama di bagian tenggara, Samudera Pasifik di bagian barat, Laut Karibia di timurnya, dan Ekuador di selatan Cocos Island. Populasi penduduk di negara tersebut sebanyak sekitar 4,9 juta orang.

 

Negeri ini terkenal dengan kestabilan demokrasi di daerah-daerah bagiannya dan tenaga kerja yang berpendidikan tinggi. Selain itu, hampir seluruh wilayah di negeri ini menggunakan sumber energi “hijau” yang ramah lingkungan dan penduduk yang tinggal di negara ini disebut-sebut termasuk dalam beberapa negara dengan penduduk paling bahagia di dunia.

 

Costa Rica juga memiliki banyak keindahan alam yang menakjubkan. Di sana kita bisa menjelajahi air terjun, hutan, gunung berapi, dan margasatwa. Negara ini diyakini sebagai surganya fotografi alam. Tidak hanya itu, Costa Rica juga kaya akan keanekaragaman hayati dan binatang. 5% keanekaragaman hayati dunia dapat di temukan di sini.

 

Negara ini telah berhasil mengurangi penebangan hutan dari beberapa tingkat terburuk di dunia pada tahun 1973 sampai 1989, hingga mencapai 0% pada tahun 2005. Sayangnya, Costa Rica belum berhasil mengurangi sampah plastik yang ada di lingkungan negeri ini.

 

Polusi plastik adalah masalah besar yang disebabkan oleh kebiasaan membuang botol plastik, kantung, dan kotak makan. Ketiga benda tersebut merupakan sampah plastik yang paling banyak dibuang di antara peralatan sehari-hari lainnya, tidak hanya di Costa Rica, tapi juga di negara lain.

 

Menurut laporan WEF (World Economic Forum) mengenai ekonomi plastik baru, 95% dari seluruh plastik dapat bernilai hingga $120 milyar setiap tahunnya dan dibuang setelah digunakan dalam waktu sebentar. Saat ini, kira-kira sebanyak satu truk penuh sampah plastik telah menuju ke laut setiap menitnya.

 

Tentu saja hal ini dapat menyebabkan dampak yang sangat buruk bagi ekosistem laut dan sekitarnya, bahkan bagi kehidupan manusia. Jika hal itu terus terjadi, maka diperkirakan pada tahun 2050 nanti jumlah sampah di samudera dunia akan jauh lebih besar dibandingkan dengan jumlah ikan.

 

Pada tahun 2015 lalu, sebuah video dari biologis kelautan yang menarik sedotan plastik dari lubang hidung seekor penyu laut di lepas pantai Costa Rica sempat menghebohkan dunia maya. Terlihat dari video itu bagaimana perjuangan sang biologis menarik sedotan tersebut keluar. Rekaman video tersebut membuat masyarakat sadar akan bahayanya plastik terhadap kehidupan laut.

 

Setiap menit, satu truk penuh berisi plastik yang berakhir di samudera dapat mendatangkan malapetaka bagi satwa laut. Menurut perkiraan, pada tahun 2050 mendatang 99% burung laut tidak lagi memakan ikan melainkan menelan plastik jika sampah plastik tidak segera ditanggulangi.

 

Menanggapi isu tersebut, kini negara tersebut mengambil langkah besar untuk mengurangi sampah plastik dengan melarang setiap penggunaan plastik di tahun 2021, termasuk penggunaan sedotan, botol, kotak makan, gelas, dan kantung berbahan plastik. Pemerintah telah menawarkan insentif pada perusahaan-perusahaan, juga menginvestasi penelitian terhadap pilihan lain penggunaan plastik untuk mencapai tujuannya.

 

Beberapa negara dan kota telah membatasi bahkan melarang penggunaan kantung plastik dan New Delhi pun telah menerapkan larangan plastik yang tidak terurai. Namun, negara ini ingin menjadi negara pertama yang melarang setiap penggunaan plastik dalam hal apapun.

 

Pengumuman peraturan baru tersebut dilakukan pada Hari Lingkungan Sedunia tanggal 5 Juni 2017 lalu, ketika produksi plastik di seluruh dunia telah mencapai angka 8,3 milyar metrik ton. Jumlah tersebut sebagian besarnya berakhir sebagai sampah belaka.

 

Menyadari betapa bahayanya dampak sampah pada lingkungan, setiap orang juga perlu menerapkan aturan larangan penggunaan sampah pada dirinya sendiri. Hal ini dapat mempercepat proses pengurangan penggunaan plastik yang otomatis dapat mengurangi jumlah sampahnya juga, seperti yang mulai dilakukan oleh penduduk Costa Rica.

 

Costa Rica Costa Rica Costa Rica Costa Rica

Bagikan ini: