0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

Eco-town adalah sebuah program yang disponsori oleh pemerintah untuk membangun kota di Inggris yang diharapkan mampu mencapai standar teladan sustainability.

 

Program eco-town bertujuan untuk menawarkan peluang mencapai standar tinggi sustainable living, juga memaksimalkan potensi rumah dengan harga terjangkau.

 

Kota berkonsep eco-town ini harus dikembangkan dengan zero-carbon dan dapat menjadi contoh sebagai area yang sustainable, seperti produksi energi dan pembuangan limbahnya tidak boleh memberi dampak negatif pada lingkungan.

 

Kota ini harus ramah lingkungan, hemat energi, mengembangkan karbon netral yang terbuat dari bahan-bahan daur ulang dan ditujukan untuk menjadi lingkungan terbesar yang bebas kendaraan, ramai pejalan kaki dan pemakai sepeda.

 

Pembangunan kota eco-town di Inggris tidaklah mudah. Apabila ingin membangun kota dengan konsep ramah lingkungan ini, kota tersebut perlu memenuhi beberapa kriteria pembangunan yang sangat ketat. Kriteria-kriteria tersebut dikembangkan oleh Town and Country Planning Association (TCPA) melalui ‘lembar kerja’ sebagai saran untuk promotor dan perencana pembangunan.

Mengusung konsep eco-town, pada tahun 2008 silam Pangeran Charles berhasil mendapat izin membangun sebuah eco-town di Devon Selatan yang diberi nama Sherford.

 

Ini adalah kota model eco-town kedua setelah Poundbury, didesain untuk mempromosikan semangat warga dan melawan kriminalitas, dibangun pada tahun 1993 di tanah milik Pangeran Charles di Duchy di pinggiran Dorchester, Dorset.

 

Tidak seperti Poundbury, kota di Dorset yang dibangun di tanah Duchy of Cornwall, Sherford dibangun di tanah pribadi milik developer Red Tree. Perancangan kota ini  berkolaborasi dengan konsorsium pengembangan pribadi, termasuk Royal Bank of Scotland.

 

Saat pertama kali diusulkan, ide kota ini ditentang oleh warga desa tetangga, Brixton, dengan mengajukan 3.000 bantahan. Namun, oposisi tersebut dapat ditaklukkan setelah warga diikut sertakan dalam proses perancangan.

 

Sesuai perencanaanya, Sherford akan menyediakan 5.500 rumah dekat Nottingham yang dibangun untuk 12.000 penduduk. Pangeran Charles menyarankan untuk melarang kendaraan di beberapa area dan tiga perempat bangunan dilengkapi dengan panel tenaga surya di bagian atapnya.

 

Selain itu, Pangeran Charles juga menyarankan agar kebutuhan energi yang dibutuhkan di Sherford, setidaknya setengah bagiannya, berasal dari sumber-sumber yang dapat diperbarui, seperti angin dan tenaga surya.

 

Proyek pembangunan kota eco-town Sherford digadang-gadang akan selesai pada tahun 2020 di lahan pertanian bergulir di bibir kota Plymouth dan rencananya setengah dari seluruh energi Sherford dihasilkan dari sumber-sumber yang dapat diperbarui di lahan tersebut. Turbin-turbin angin akan menjulang di taman seluas 400 hektar di kota tersebut.

 

Bangunan tempat kerja yang menyediakan pekerjaan untuk 7.000 orang akan memiliki atap yang ditanami pepohonan hijau atau ditutupi dengan lapisan reruntuhan tipis untuk menarik serangga dan burung-burung datang. Perkebunan organik juga turut direncanakan untuk tamannya.

 

Meskipun memiliki seluruh teknologi ‘hijau’ terbaru, kota Sherford didesain dalam tampilan tradisional Inggris. Jalanannya bergaya Georgian-style mencontoh pasar Wiltshire di kota Marlborough dan desainernya mengklaim bahwa itu adalah jalan raya pertama yang dibuat dari goresan selama lebih dari satu abad.

 

Mendirikan bangunan yang memiliki lebih dari lima tingkat adalah larangan yang diberikan oleh Pangeran Charles di Sherford. Rumah-rumah yang dibangun di sana didesain untuk sebagian besar menggunakan cahaya alami.

Hal ini bertujuan untuk mengurangi pemborosan material dan supaya lebih menggunakan material yang ramah lingkungan dan tidak beracun. Fasilitas seperti pusat reuse akan mendorong proses daur ulang, pejalan kaki dan pesepeda pun akan diutamakan di sistem lalu lintas kota ini.

 

Red Tree mengatakan bahwa Sherford akan meningkatkan standar pengembangan komunitas masa depan dan pada tahun 2007 lalu aplikasi tersebut mendapat peringkat teladan dari Building Research Establishment.

 

Pengadaan kota ramah lingkungan atau Eco-town memang cukup memberi dampak yang baik bagi lingkungan. Semakin banyak orang yang berusaha mewujudkan kota ramah lingkungan, semakin besar pula dampak positifnya bagi lingkungan.

 

eco-town eco-town

Bagikan ini:
error: Content is protected !!