0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

Hallerbos atau yang biasa disebut dengan “The Blue Forest” termasuk hutan yang paling penting di area antara Zenne dan Zonien. Hutan ini juga paling luas kawasannya. Dipenuhi dengan bunga Bluebell yang cantik, hutan ini menjadi sesuatu yang tidak biasa di Eropa, ditambah lagi dengan keunikan kerapatan bunga yang tumbuh hingga membuat lantai hutan terlihat seperti karpet hidup. Keindahan karpet hidup membuatnya terlihat sangat cantik bagaikan alam negeri dongeng.

 

Hutan ini terletak di Belgia, tepatnya di kota Halle, provinsi Flemish Brabant dan mengambil sedikit bagian provinsi Walloon Brabant. Hallerbos adalah hutan yang sangat luas hingga mencapai 569 hektare dan bagian lantainya terlapisi karpet bunga Bluebell yang membuat hutan ini sangat terkenal. Pohon-pohon Sequoia yang tumbuh di sekitar hutan semakin mempercantik Hallerbos.

 

Bunga-bunga Bluebell yang tumbuh bermekaran sekitar pertengahan April hingga Mei. Turis-turis lokal dan mancanegara berdatangan ke hutan ini setiap tahunnya di bulan April hanya untuk melihat si karpet hidup tersebut. Bunga Bluebell hanya mekar selama beberapa minggu selama musim semi. Hutan ini juga hanya dapat dikunjungi sebanyak dua minggu saja dalam satu tahun karena Hallerbos hanya akan berubah menjadi hutan biru berkarpet Bluebells selama dua minggu dalam setahun.

 

Waktu terbaik untuk mengunjungi hutan ini agar dapat melihat pemandangan Bluebells akan berbeda setiap tahunnya karena bergantung pada cuaca. Peningkatan suhu berbanding lurus dengan waktu mekarnya Bluebell. Jika suhunya semakin cepat naik, maka bunga-bunga juga akan semakin cepat bermekaran.

 

Namun, keindahan terbaik bunga tersebut berpacu pula dengan waktu karena cuaca yang lebih hangat membuat dedaunan di pohon juga kembali bermunculan sehingga dapat mencuri paparan sinar matahari Bluebell. Itu dapat membuat bunga tersebut berubah warna menjadi keabuan.

 

Untuk dapat memperkirakan kunjungan yang tepat, situs web Hallerbos akan mengunggah kabar terbaru kondisi Bluebell saat musim mekar bunga tersebut tiba. 10 hari saat bunga mulai mekar biasanya menjadi waktu terbaik untuk berkunjung ke sana. Ketika bunga-bunga bermekaran, sinar matahari dapat meraihnya melalui langit-langit dan menyentuh mereka, sehingga terciptalah permainan cahaya dan warna ungu yang memesona.

 

Hutan ini tercatat keberadaannya sejak tahun 686, namun sayangnya rekaman pertama tersebut hampir terhapus dari permukaan bumi. Mulanya hutan ini masih menjadi bagian dari Silva Carbonaria, bersama dengan hutan lain di sekelilingnya termasuk Hutan Sonian dan Meerdaal. Hingga tahun 1777, hutan ini masih terhubung dengan hutan kayu Sonian,. Barulah pada saat Perang Dunia I, sebagian besar pohon-pohon tua ditebang oleh pasukan Jerman. Penanaman hutan kembali memakan waktu hampir 20 tahun, dari tahun 1930 sampai 1950.

 

Sebagian dari hutan ini merupakan kawasan yang dilindungi dengan empat area terpisah seluas 100 ha didesain untuk hutan cagar alam. Di sana tumbuh tanaman dan bunga-bunga liar seperti kayu spruge, bunga rampion berduri, anggrek liar, tumbuhan saxifrage emas, dan herb paris (sejenis bunga lili dari Eropa). Jika teridentifikasi tanaman dan pohon yang bukan berasal dari sana, maka tanaman tersebut akan dihilangkan agar flora dan fauna natural dapat berkembang dengan maksimal. Sementara itu, pepohonan yang mati dibiarkan tumbang sendiri dan membusuk karena dapat membentuk habitat terbaik bagi lumut dan jamur, juga hewan-hewan creepy-crawly (laba-laba, cacing, dsb.).

 

Di hutan Hallerbos terdapat beberapa jalur lintas yang tersebar di seluruh kawasannya. Pengunjung diwajibkan untuk tidak keluar dari jalan itu agar bunga-bunga tetap terlindungi. Hal yang sangat perlu diingat adalah pengunjung harus berada di jalur jalan yang ditandai dengan jelas.

 

Menginjak bunga-bunga Bluebell dan tanahnya yang bersifat sangat rapuh dapat menyebabkan kerusakan parah. Oleh karena itu, menyimpang dari jalur yang telah ditentukan merupakan larangan keras. Itu dilakukan tidak lain untuk menjaga kondisi hutan Bluebell tetap aman terkendali dan kebersihannya juga terjamin. Jika ingin membuat video atau film tentang mekarnya bunga, pengunjung tersebut harus mengurus perizinan terlebih dahulu. Lain halnya dengan yang hanya ingin memotret saja, maka itu tidak menjadi masalah.

 

Namun, sangat disayangkan bahwa tidak semua orang mengindahkan peraturan yang berlaku di hutan ini. Padahal, peraturan tersebut tergolong sangat sederhana dan masih masuk akal. Pasalnya pada tahun ini pihak penanggung jawab hutan mengatakan bahwa wisatawan telah menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki pada karpet Bluebell. Terdapat banyak tambalan dan ruang kosong di mana bunga terinjak-injak. Keindahan karpet Bluebell hilang dalam sekejap dan hancur untuk selamanya. Itu terjadi saat wisatawan tengah berusaha mengambil gambar pemandangan bunga-bunga Bluebell.

 

Mereka yang memprioritaskan keegoisannya mendapat gambar terbaik tanpa memperhatikan keadaan sekitar telah membuat keindahan alam hutan biru ini hancur. Tidak ada salahnya memang mengabadikan kecantikan alam tersebut dalam lensa kamera, tetapi jangan sampai merusak tanaman dan bunga-bunga di sana. Maka dari itu, kesadaran akan menjaga lingkungan sangat perlu ditanamkan saat mengunjungi hutan Hallerbos.

 

hallerbos hallerbos hallerbos hallerbos

Bagikan ini: