0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

Daryl Hannah adalah seorang aktris film Amerika yang juga merangkap sebagai aktivis lingkungan. Wanita bernama lengkap Daryl Christine Hannah ini lahir di Chicago, 3 Desember 1960.

 

Daryl mulai tertarik dengan perfilman sejak Ia masih muda, salah satu alasannya adalah karena gangguan insomnia yang dideritanya. Debut pertamanya dalam layar kaca adalah dalam film horror The Fury (1978) yang disutradarai oleh Brian De Palma.

 

Wanita berambut pirang ini juga aktif melakukan aksi-aksi peduli lingkungan. Ia merupakan pendiri Sustainable Biodiesel Alliance (SBA) dan acap kali menjadi dewan penasihat lingkungan seperti dalam organisasi Environmental Media Association (EMA), Sylvia Earle Alliance, Mission Blue, dan Action Sports Environmental Coallition.

 

Daryl Hannah memiliki situs web sendiri bernama DHLoveLife yang berisi tentang berita-berita, kiat-kiat, dan produk-produk ramah lingkungan.  Ia membawakan acaranya sendiri dalam serial blog video Lovelife yang memiliki konten mengenai eksplorasi global sustainability dan mendemonstrasikan cara menyenangkan dalam melakukan aksi go green.

Ia membuat blog tersebut untuk membantu memberikan informasi “kehijauan” pada khalayak ramai berdasarkan pengalamannya yang mengalami kesulitan menemukan informasi dan sumber berita saat membangun rumah eco-nya.

 

Untuk menunjukkan betapa cintanya Ia terhadap lingkungan, Daryl pun tinggal di sebuah rumah yang menggunakan energi tenaga surya dan dibuat dari material-material yang ramah lingkungan. Ia juga mengendarai mobil yang berbahan bakar biodiesel (bahan bakar yang berbahan dasar minyak sayur atau lemak hewan). Selain itu, Daryl Hannah juga merupakan seorang vegan sejak umur 11 tahun.

 

Awal mula Ia menjadi vegan sebenarnya bukan karena alasan lingkungan atau kesehatan, melainkan sepenuhnya karena reaksi emosional yang Ia alami saat berumur 7 tahun. Saat itu Ia bertemu dengan beberapa ekor anak sapi dan berteman dengan salah satu dari mereka.

 

Saat Ia menanyakan nama anak sapi tersebut pada pemiliknya, sang pemilik menjawab, “Daging sapi muda, besok jam 7 pagi.” Mendengar jawaban itu, Daryl pun tercengang dan mulai merasa aneh jika mendapati makanan berbahan dasar hewan di piringnya.

 

Passionnya terhadap lingkungan datang dengan sangat sederhana, dimulai dengan perasaan empati dan penasaran, mencari tahu seberapa kejam dan tidak beretikanya manusia pada lingkungan. Ia pun banyak belajar dari pamannya, Haskell Wexler yang juga seorang aktivis sekaligus sutradara film. Pamannya banyak membuat film tentang isu-isu keadilan manusia dan praktik energi berbahaya yang membuat Daryl kagum. Dari situlah Ia mulai terinspirasi untuk menjadi aktivis lingkungan.

 

Pada akhir tahun 2006, Daryl ikut bergabung menjadi hakim bagi Treehugger.com (situs web tentang ke-sustainable-an) dalam protes “Convenient Truths”. Wanita cantik mantan pacar anak John F. Kennedy ini juga bergabung dalam kampanye Operation Musashi yang dilakukan Sea Shepherd Conservation Society pada tanggal 4 Desember 2008 silam.

 

Dalam perjalanannya sebagai aktivis lingkungan, bukan tidak mungkin Daryl berhadapan dengan kerikil-kerikil tajam. Pada 13 juni 2006, Ia pernah ditahan, bersama dengan aktor Taran Noah Smith juga.

 

Hal tersebut karena keterlibatannya dengan lebih dari 350 petani, keluarga, dan para pendukungnya, mengkonfrontasi pihak berwenang yang mencoba membuldoser lahan pertanian kota terbesar di US, tepatnya di South Central Los Angeles. Ia pun akhirnya dipenjara selama beberapa waktu. Namun, itu tidak menyurutkan tekadnya untuk terus menjadi seorang aktivis lingkungan.

 

Pada 23 Juni 2009, Daryl kembali ditahan bersama 31 orang lainnya saat ikut serta dalam protes melawan mountaintop removal di West Virginia, merupakan bagian dari kampanye terluas untuk menghentikan praktik itu di daerah tersebut. Ahli iklim NASA, James E. Hansen juga turut terlibat dalam aksi protes tersebut. Sehari setelah aksi itu, Daryl berbicara singkat melalui wawancara telepon dalam program Democracy Now! mengenai alasan keikutsertaannya dan mengapa Ia berani mengambil resiko ditahan.

 

Pada tahun 2010 dan 2011, Daryl mendukung proyek aktivis Tom Weis ‘Ride for Renewables’ untuk mempromosikan energy terbarui. Lika-liku perjuangan Daryl selama menjadi aktivis lingkungan tidak pernah berhenti dan masih terus berlanjut.

 

Ia berkali-kali harus rela merasakan dinginnya lantai di balik jeruji besi, tetapi pengalaman pahit itu tidak serta merta menghentikan ambisinya sebagai seorang pejuang lingkungan. Semangat inilah yang perlu dicontoh dari seorang Daryl Hannah.

 

 

daryl hannah daryl hannah daryl hannah

Bagikan ini: