0062 8119985858 info@sarahbeekmans.co.id

One Direction, grup vokal yang beranggotakan Harry Styles, Liam Payne, Louis Tomlinson, Niall Horan, dan Zayn Malik ini adalah orang-orang yang gagal pada saat mengikuti audisi The X-Factor, sebuah ajang pencarian bakat di Inggris.

 

Salah satu juri di The X-Factor menyarankan agar mereka bersatu menjadi grup vokal atau yang lebih dikenal dengan istilah boy band. Setelah mereka bersatu dan mencoba lagi untuk audisi, mereka lolos sebagai kategori grup. Pada akhir kompetisi, One Direction mendapat peringkat juara tiga. Meskipun menjadi peringkat ketiga di kompetisi tersebut, kepopuleran yang dimiliki One Direction mengalahkan juara satu dan juara dua.

 

Simon Cowell, mentor One Direction di The X-Factor langsung mengajak mereka untuk bernaung di label musiknya yang bernama Syco Record. Di bawah naungan Syco Record, milik Simon Cowell, One Direction semakin mendapat perhatian dari dunia internasional dan pada pasar musik dunia meraih peringkat teratas.

 

Meski meraih kesuksesan, One Direction tidak lupa untuk berbagi kepada sesama. One Direction sering menyumbangkan penghasilannya ke berbagai yayasan dan juga sering membuat konser penggalangan dana untuk orang-orang yang terkena musibah.

Pada akhir 2011, One Direction juga menandatangi kontrak rekaman di Columbia Records di Amerika Utara. Dan pada tahun 2012, lagu-lagu One Direction juga menduduki peringkat pertama selama empat minggu berturut-turut pada peringkat lagu di Irlandia.

 

Melalui badan amal Inggris Comic Relief, One Direction menjadi sukarelawan di Ghana pada tahun 2013. Pada tahun yang sama, Liam Payne (One Direction) dan Harry Styles (One Direction) menggalang dana untuk orang-orang yang terkena penyakit kanker, hasil yang mereka kumpulkan kurang lebih 10 milyar.

 

Pada November 2013, One Direction juga membantu beban orang-orang yang terkena musibah Angin Topan Haiyan di Filipina, dengan cara menggalang dana bersama artis-artis Inggris lainnya. Pada tahun 2015, One Direction sempat vakum sejenak dari perindustrian musik internasional.

 

Pada November 2015, Harry Styles, salah satu anggota One Direction menyibukkan diri dengan membantu warga miskin di Afrika dan tertarik menjadi Duta Unicef agar dapat membantu anak-anak yang kurang mampu dan putus sekolah.

 

Bulan Oktober 2015, One Direction membuat sebuah buku yang bercerita tentang sekelompok anak band yang berwajah kodok. Buku karangan tersebut akan dijual dan hasil penjualan buku itu akan di sumbangkan ke sebuah badan asosiasi amal yang bernama Children In Need.

 

Pada Juli 2016, Louis Tomlinson (One Direction) juga membantu salah satu fansnya yang bernama Georgia, yang terkena penyakit Sindrom Rett, penyakit tersebut membuat cacat fisik dan kemunduran pada perkembangan mentalnya.

 

Bersama ibunya, Louis Tomlinson (One Direction) membuat sebuah situs internet yang bernama Just Giving. Di situs ini, semua orang dapat menyumbangkan dana untuk membantu Georgia. Dari hasil yang diperoleh dari situs tersebut, Louis Tomlinson (One Direction) gunakan untuk membeli alat-alat medis yang dibutuhkan Georgia.

 

Dari cerita singkat tentang kepedulian One Direction, banyak hal baik yang patut kita tiru dan tidak lupa selalu membantu orang-orang yang membutuhkan bantuan .

 

 

one direction one direction one direction one direction

Bagikan ini:
error: Content is protected !!